CT Scan (Computed Tomography Scan) merupakan salah satu alat diagnostik penting dalam bidang radiologi. Kata spesialis radiologi Zahda, S. Tr. Rad, teknologi ini memanfaatkan sinar-X dan sistem komputer untuk menghasilkan gambaran potongan tubuh secara detail.
Seiring perkembangan teknologi medis, alat CT Scan hadir dalam berbagai jenis dengan kemampuan dan fungsi yang berbeda. Menurut spesialis radiologi Barito Kuala, pemilihan jenis CT Scan yang tepat sangat berpengaruh terhadap akurasi diagnosis dan kenyamanan pasien.
Berikut ini adalah jenis-jenis alat CT Scan yang umum digunakan di bidang radiologi beserta fungsinya.
1. Single Slice CT Scan
Single Slice CT Scan adalah jenis CT Scan generasi awal yang hanya mampu mengambil satu irisan gambar dalam satu kali pemindaian.
Ciri utama Single Slice CT Scan:
- Waktu pemindaian relatif lebih lama
- Resolusi gambar terbatas
- Cocok untuk pemeriksaan dasar
Meskipun teknologinya tergolong lama, alat ini masih digunakan di beberapa fasilitas kesehatan dengan kebutuhan pemeriksaan sederhana.
2. Multi Slice CT Scan (MSCT)
Multi Slice CT Scan atau MSCT merupakan pengembangan dari single slice yang mampu menghasilkan beberapa irisan gambar sekaligus dalam satu rotasi.
Keunggulan MSCT:
- Proses pemindaian lebih cepat
- Hasil gambar lebih detail dan tajam
- Cocok untuk pemeriksaan organ kompleks seperti otak dan jantung
MSCT banyak digunakan di rumah sakit modern karena mampu meningkatkan efisiensi dan akurasi diagnosis.
3. Spiral atau Helical CT Scan
Spiral CT Scan bekerja dengan cara memutar tabung sinar-X secara kontinu mengikuti pergerakan meja pasien, sehingga membentuk pola spiral.
Manfaat Spiral CT Scan:
- Mengurangi waktu pemindaian
- Menghasilkan gambar tiga dimensi (3D)
- Sangat efektif untuk mendeteksi tumor dan perdarahan
Jenis ini sering digunakan dalam pemeriksaan darurat karena hasilnya cepat dan akurat.
4. CT Scan Dual Source
CT Scan Dual Source memiliki dua tabung sinar-X dan dua detektor yang bekerja secara bersamaan.
Keunggulan CT Scan Dual Source:
- Resolusi temporal sangat tinggi
- Mengurangi artefak akibat pergerakan pasien
- Ideal untuk pemeriksaan jantung dan pembuluh darah
Teknologi ini sangat membantu dalam mendiagnosis penyakit kardiovaskular.
5. Cone Beam CT Scan (CBCT)
Cone Beam CT Scan umumnya digunakan di bidang radiologi gigi dan maksilofasial.
Fungsi utama CBCT:
- Pemeriksaan struktur gigi dan rahang
- Evaluasi implant gigi
- Analisis sinus dan sendi rahang
CBCT memiliki paparan radiasi lebih rendah dibanding CT Scan konvensional.
Rekomendasi Spesialis Radiologi di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan
Jenis-jenis alat CT Scan di bidang radiologi memiliki peran penting dalam menunjang diagnosis medis yang akurat. Mulai dari Single Slice hingga teknologi canggih seperti Dual Source dan Cone Beam CT Scan, masing-masing memiliki keunggulan dan kegunaan tersendiri.
Pemilihan jenis CT Scan yang tepat akan membantu tenaga medis memberikan penanganan yang lebih cepat, tepat, dan aman bagi pasien. Bagi warga Barito Kuala, Anda bisa berkonsultasi terkait tindakan radiologi bersama Zahda Rina Ridhoni, S. Tr. Rad.
Spesialis radiologi Barito Kuala ini bisa Anda temui di RSUD H. Abdul Aziz Marabahan, Kabupaten Barito Kuala. Tahun kemarin, Zahda, S. Tr. Rad mendapatkan penghargaan Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.
Selain itu, Zahda, S. Tr. Rad juga mengembangkan inovasi SI PEPARE (Sistem Informasi Pelayanan, Kecepatan, Kepastian, dan Akurasi Hasil Radiologi Era Digital) yang meraih Terbaik 1 di Kategori Teknik Biomedika.
Untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang spesialis radiologi Zahda, S. Tr. Rad, silakan follow Instagram @rsud.h.abdulaziz.marabahan.
Cari tahu jadwal praktek dokter spesialis lainnya yang ada di kota/kabupaten di Kalimantan Selatan dengan klik laman praktekdokterspesialis.com!
