Kurang gizi pada anak masih menjadi masalah kesehatan yang sering terjadi, terutama pada masa pertumbuhan emas atau golden period. Kondisi ini kata dr. Ratna, Sp. A terjadi ketika asupan nutrisi anak tidak mencukupi kebutuhan tubuhnya, baik dari segi jumlah maupun kualitas.
Jika tidak dokter spesialis anak Balangan tangani dengan tepat, dampak kurang gizi pada anak dapat memengaruhi tumbuh kembang fisik, kecerdasan, hingga daya tahan tubuh dalam jangka panjang.
Penyebab Terjadinya Kurang Gizi pada Anak
Sebelum memahami dampaknya, penting untuk mengetahui faktor penyebab kurang gizi pada anak. Beberapa di antaranya meliputi:
- Asupan makanan tidak seimbang, kurang protein, vitamin, dan mineral
- Pola makan yang tidak teratur, terutama pada balita
- Kondisi ekonomi keluarga yang membatasi akses makanan bergizi
- Infeksi berulang, seperti diare atau ISPA, yang menghambat penyerapan nutrisi
- Kurangnya edukasi gizi bagi orang tua atau pengasuh
Faktor-faktor tersebut sering saling berkaitan dan memperburuk kondisi gizi anak.
Dampak Kurang Gizi pada Pertumbuhan Fisik Anak
Salah satu dampak paling nyata dari kurang gizi adalah terganggunya pertumbuhan fisik. Anak yang kekurangan nutrisi berisiko mengalami:
- Stunting (tubuh pendek) akibat hambatan pertumbuhan tulang
- Berat badan rendah dibandingkan usia seharusnya
- Perkembangan otot yang lemah, sehingga anak tampak mudah lelah
- Pubertas terlambat pada usia remaja
Gangguan pertumbuhan ini dapat bersifat permanen jika tidak mendapatkan penanganan sejak dini.
Pengaruh Kurang Gizi terhadap Perkembangan Otak dan Kognitif
Kurang gizi juga berdampak besar pada perkembangan otak anak. Kekurangan zat gizi seperti protein, zat besi, yodium, dan omega-3 dapat menyebabkan:
- Penurunan kemampuan konsentrasi
- Gangguan daya ingat
- Keterlambatan perkembangan bicara
- Prestasi belajar yang rendah
Pada jangka panjang, kondisi ini dapat memengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan.
Dampak Kurang Gizi pada Sistem Imun Anak
Anak dengan kondisi kurang gizi cenderung memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah. Akibatnya, anak lebih mudah terserang penyakit, seperti:
- Infeksi saluran pernapasan
- Diare berulang
- Penyakit kulit
- Proses penyembuhan luka yang lebih lama
Sakit yang sering dialami anak juga akan memperparah kondisi gizinya, sehingga terjadi siklus yang sulit diputus.
Upaya Pencegahan dan Penanganan Kurang Gizi
Untuk mencegah dampak kurang gizi pada anak, diperlukan peran aktif orang tua dan lingkungan, antara lain dengan:
- Memberikan pola makan bergizi seimbang
- Memantau pertumbuhan dan berat badan anak secara rutin
- Menerapkan pola hidup bersih dan sehat
- Berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau ahli gizi jika ditemukan tanda kurang gizi
Dengan penanganan yang tepat dan sedini mungkin, anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik di masa depan.
Jadwal Praktek Dokter Spesialis Anak di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan
Apabila Anda ingin mengetahui apa saja gizi anak yang harus terpenuhi, konsultasikan kepada dokter spesialis anak Balangan. Salah satunya adalah dr. Ratna Indriyani, Sp. A, M. Biomed.
Saat ini, beliau berpraktek di RSUD Datu Kandang Haji (RSDKH) Balangan. Untuk mengetahui jadwal praktek dr. Ratna, Sp. A atau membuat janji temu, bisa melalui aplikasi SI DIRMAN.
Khusus pasien BPJS, silakan daftarkan diri melalui aplikasi Mobile JKN. dr. Ratna, Sp. A juga sering memberikan edukasi terkait kesehatan anak di puskesmas-puskesmas terdekat.
Agar tidak ketinggalan update jadwal praktek dr. Ratna, Sp. A secara berkala, jangan lupa follow Instagram @rsdkhbalangan.
Demikianlah info mengenai praktek dr. Ratna, Sp. A, dokter spesialis anak di Kabupaten Balangan. Bagi yang ingin tahu jadwal praktek dokter spesialis lain yang ada di Balangan dan sekitarnya, silakan kunjungi website praktekdokterspesialis.com.
