Munculnya flek pada paru-paru sering kali menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang. Dokter spesialis paru Barito Kuala menjelaskan bahwa istilah “flek paru” sendiri sebenarnya bukan istilah medis baku, melainkan sebutan umum yang digunakan untuk menggambarkan adanya bercak atau bayangan tidak normal pada hasil pemeriksaan radiologi seperti rontgen dada atau CT scan paru.
Ketika dokter menyampaikan bahwa terdapat flek pada paru-paru, tentu Anda perlu memahami apa saja kemungkinan penyebabnya agar tidak langsung panik, tetapi juga tidak mengabaikannya.
Apa yang Dimaksud dengan Flek pada Paru-Paru?
Flek pada paru-paru merujuk pada area tertentu yang tampak lebih putih, gelap, atau tidak merata pada hasil pencitraan paru. Perubahan ini menandakan adanya gangguan atau kelainan pada jaringan paru-paru.
Flek bisa bersifat sementara maupun menetap, tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Oleh karena itu, flek paru bukanlah diagnosis akhir, melainkan temuan awal yang perlu ditelusuri lebih lanjut.
Infeksi Paru sebagai Penyebab Utama
Salah satu alasan paling umum munculnya flek pada paru-paru adalah infeksi. Infeksi bakteri, virus, maupun jamur dapat menyebabkan peradangan pada jaringan paru sehingga terlihat sebagai bercak pada pemeriksaan radiologi.
Penyakit seperti pneumonia sering kali menimbulkan flek yang cukup jelas, disertai gejala seperti batuk, demam, sesak napas, dan nyeri dada. Jika infeksi ditangani dengan tepat, flek tersebut umumnya akan berkurang atau menghilang.
Tuberkulosis (TBC)
Di Indonesia, tuberkulosis merupakan penyebab flek paru yang cukup sering ditemukan. Infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis dapat menimbulkan bercak pada satu atau kedua paru-paru.
Dokter spesialis paru Barito Kuala menuturkan bahwa flek akibat TBC biasanya disertai gejala khas seperti batuk lebih dari dua minggu, penurunan berat badan, keringat malam, dan tubuh terasa lemas. Tanpa pengobatan yang tuntas, flek akibat TBC dapat berkembang menjadi kerusakan paru yang lebih serius.
Bekas Infeksi Lama
Tidak semua flek pada paru-paru menandakan penyakit yang sedang aktif. Pada sebagian orang, flek bisa merupakan bekas infeksi lama yang sudah sembuh. Jaringan paru yang pernah mengalami peradangan berat dapat meninggalkan jaringan parut atau fibrosis. Bekas ini biasanya tidak menimbulkan gejala dan hanya ditemukan secara tidak sengaja saat pemeriksaan kesehatan rutin. Meski demikian, dokter tetap perlu memastikan bahwa flek tersebut benar-benar tidak aktif.
Paparan Asap dan Polusi
Paparan jangka panjang terhadap asap rokok, asap kendaraan, atau polusi udara industri juga dapat menjadi alasan munculnya flek pada paru-paru. Zat berbahaya yang terhirup secara terus-menerus dapat memicu peradangan kronis dan perubahan struktur jaringan paru. Pada perokok aktif maupun pasif, flek paru sering kali berkaitan dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) atau kondisi inflamasi lainnya.
Kapan Anda Perlu Waspada?
Anda perlu waspada apabila flek pada paru disertai gejala yang menetap atau semakin memburuk, seperti batuk kronis, sesak napas, nyeri dada, atau penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas. Pemeriksaan lanjutan dan konsultasi dengan dokter spesialis paru sangat dianjurkan agar penyebab flek dapat diketahui secara pasti.
Alasan munculnya flek pada paru-paru sangat beragam, mulai dari infeksi ringan hingga kondisi serius. Oleh karena itu, temuan flek paru tidak boleh terabaikan, tetapi juga tidak perlu disikapi dengan ketakutan berlebihan. Dengan pemeriksaan yang tepat dan penanganan sesuai penyebabnya, kondisi paru-paru dapat tetap terjaga.
Info Praktek Dokter Mawardi, Sp.P
Jika Anda mendapatkan hasil pemeriksaan dengan temuan flek pada paru, segera diskusikan secara menyeluruh dengan tenaga medis agar memperoleh penjelasan dan langkah terbaik untuk kesehatan Anda.
Rekomendasi dokter spesialis paru Barito Kuala yang bisa Anda temui adalah dokter Mawardi, Sp.P. Beliau sekarang sedang praktek di RSUD H. Abdul Aziz Marabahan dengan jadwal setiap Senin hingga Kamis pukul 08.00 – 11.00 WITA, serta Jumat dan Sabtu pukul 08.00 – 10.00 WITA.
Bagi Anda yang masih memiliki pertanyaan mengenai layanan maupun reservasi online, silahkan menghubungi admin di (0511) 4799118.
Itulah rekomendasi dokter spesialis paru yang bisa masyarakat Barito Kuala dan sekitarnya andalkan. Yuk, dapatkan informasi selengkapnya terkait rekomendasi dan jadwal praktek dokter spesialis yang lain dengan mengakses praktekdokterspesialis.com.
