Dokter Spesialis THT Tanah Bumbu, dr. Yoga, Sp. THT-BKL

dokter spesialis THT Tanah Bumbu dr. Yoga Sp. THT-BKL

Gendang telinga pecah atau perforasi membran timpani merupakan kondisi medis yang cukup sering terjadi dan dapat dialami oleh siapa saja. Gendang telinga kata dr. Yoga, Sp. THT-BKL punya peran penting dalam proses pendengaran, yaitu menangkap gelombang suara dan meneruskannya ke tulang pendengaran di telinga tengah.

Jika gendang telinga mengalami kerusakan, kemampuan mendengar dapat terganggu dan risiko infeksi telinga meningkat. Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab serta cara mencegah gendang telinga pecah sejak dini.

Penyebab Gendang Telinga Pecah

Menurut dokter spesialis THT Tanah Bumbu, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan gendang telinga pecah. Penyebab ini bisa berasal dari dalam maupun luar telinga.

1. Infeksi Telinga

Infeksi telinga tengah (otitis media) merupakan penyebab paling umum. Penumpukan cairan dan nanah di telinga tengah dapat meningkatkan tekanan hingga akhirnya merobek gendang telinga.

2. Perubahan Tekanan Udara

Perubahan tekanan secara tiba-tiba, seperti saat naik pesawat, menyelam, atau berada di ketinggian tertentu, dapat menyebabkan barotrauma. Kondisi ini membuat tekanan di dalam telinga tidak seimbang dan berpotensi merusak gendang telinga.

3. Cedera atau Benturan

Benturan keras di area kepala atau telinga, kecelakaan, serta masuknya benda asing seperti cotton bud terlalu dalam dapat melukai gendang telinga.

4. Paparan Suara Keras

Suara dengan intensitas tinggi, seperti ledakan atau suara musik yang terlalu keras dalam waktu lama, juga dapat menyebabkan gendang telinga pecah akibat tekanan gelombang suara yang berlebihan.

Gejala Gendang Telinga Pecah

Beberapa gejala yang dapat dirasakan antara lain:

  • Nyeri telinga yang tiba-tiba
  • Gangguan pendengaran
  • Telinga berdenging
  • Keluarnya cairan atau darah dari telinga
  • Pusing atau vertigo pada beberapa kasus

Cara Mencegah Gendang Telinga Pecah

Pencegahan gendang telinga pecah dapat dilakukan dengan langkah-langkah sederhana namun efektif.

1. Menjaga Kebersihan Telinga dengan Benar

Hindari membersihkan telinga menggunakan benda keras atau memasukkan cotton bud terlalu dalam. Bersihkan hanya bagian luar telinga.

2. Mengobati Infeksi Telinga Sejak Dini

Jika mengalami nyeri telinga, demam, atau penurunan pendengaran, segera periksakan diri ke dokter agar infeksi tidak berkembang dan merusak gendang telinga.

3. Melindungi Telinga dari Tekanan dan Suara Keras

Gunakan pelindung telinga saat berada di lingkungan bising dan lakukan teknik menelan atau menguap saat terjadi perubahan tekanan udara, misalnya saat naik pesawat.

4. Hindari Memasukkan Benda Asing ke Telinga

Ajarkan anak-anak untuk tidak memasukkan benda kecil ke dalam telinga dan awasi aktivitas mereka untuk mencegah cedera.

Kapan Harus Pergi ke Dokter Spesialis THT di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan?

Jika muncul gejala gendang telinga pecah atau gangguan pendengaran yang tidak membaik, segera konsultasikan ke dokter THT. Penanganan yang tepat dapat membantu proses penyembuhan dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Salah satu rekomendasi dokter spesialis THT Tanah Bumbu adalah dr. Yoga Rahmadiyanto, Sp. THT-BKL. Saat ini, dr. Yoga, Sp. THT-BKL berpraktek di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor Tanah Bumbu (RSUD Tanah Bumbu) dan RS Marina Permata Batulicin.

Jadwal praktek beliau di RSUD Tanah Bumbu adalah setiap hari Senin – Sabtu. Untuk konfirmasi jadwal dr. Yoga, Sp. THT-BKL, silakan hubungi nomor 0811-5040-540. Follow juga Instagram @rsud_tanah_bumbu agar tidak ketinggalan update terbaru.

Sementara di RS Marina Permata Batulicin, dr. Yoga, Sp. THT-BKL praktek setiap hari Senin, Rabu, dan Kamis pukul 14.00 – 16.00 WITA. Anda bisa konfirmasi jadwal dr. Yoga, Sp. THT-BKL melalui Pusat Informasi MarinaCare di nomor 0811-5187-300. Agar tidak ketinggalan update jadwal beliau, follow akun Instagram @rsmarinapermatabatulicin.

Bagi yang sedang mencari tahu jadwal praktek dokter spesialis lain di Tanah Bumbu dan sekitarnya, silakan kunjungi website praktekdokterspesialis.com.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan