Penggunaan softlens atau lensa kontak semakin populer, baik untuk menunjang penampilan maupun sebagai alat bantu penglihatan. Namun, menurut dr. Alfi, Sp. M, pemakaian softlens tidak boleh dilakukan sembarangan.
Kesalahan dalam penggunaan dapat meningkatkan risiko iritasi, infeksi, hingga gangguan penglihatan serius. Oleh karena itu, penting memahami panduan penggunaan softlens yang benar agar mata tetap sehat dan nyaman.
Konsultasi Mata Sebelum Menggunakan Softlens
Dokter spesialis mata Barito Kuala sangat menyarankan untuk melakukan pemeriksaan mata sebelum memutuskan memakai softlens.
Setiap orang memiliki kondisi mata yang berbeda, sehingga ukuran, jenis, dan tingkat kelengkungan softlens harus disesuaikan secara medis.
Beberapa hal yang diperiksa dokter antara lain:
- Ketajaman penglihatan dan kebutuhan koreksi
- Kesehatan kornea dan permukaan mata
- Produksi air mata
- Riwayat alergi atau infeksi mata
Dengan konsultasi awal, risiko ketidaknyamanan dan komplikasi dapat diminimalkan.
Cara Memakai dan Melepas Softlens yang Benar
Teknik pemakaian yang tepat sangat penting untuk mencegah cedera mata. Dokter spesialis mata menekankan agar tangan selalu bersih sebelum menyentuh softlens.
Langkah aman penggunaan softlens:
- Cuci tangan dengan sabun dan keringkan sebelum memegang softlens
- Pastikan softlens dalam posisi tidak terbalik
- Pasang softlens sebelum menggunakan riasan wajah
- Lepaskan softlens sebelum membersihkan make-up
- Hindari menyentuh softlens dengan kuku untuk mencegah robekan halus yang bisa melukai mata.
Durasi Pemakaian yang Dokter Anjurkan
Salah satu kesalahan paling umum adalah memakai softlens terlalu lama. Menurut dokter spesialis mata, penggunaan softlens idealnya tidak lebih dari 8–10 jam per hari, tergantung jenis lensa yang digunakan.
Hal yang perlu Anda perhatikan antara lain:
- Jangan tidur menggunakan softlens kecuali direkomendasikan dokter
- Beri waktu mata beristirahat tanpa softlens
- Segera lepaskan softlens jika mata terasa perih, merah, atau buram
- Pemakaian berlebihan dapat mengurangi suplai oksigen ke kornea dan memicu iritasi.
Perawatan dan Kebersihan Softlens
Perawatan softlens yang baik berperan besar dalam mencegah infeksi mata. Dokter spesialis mata menyarankan penggunaan cairan pembersih khusus softlens dan menghindari air biasa.
Tips perawatan yang benar:
- Gunakan cairan pembersih sesuai anjuran
- Jangan mencampur cairan lama dengan yang baru
- Bersihkan dan ganti tempat softlens secara rutin
- Jangan berbagi softlens dengan orang lain
Kebiasaan buruk dalam perawatan dapat menjadi penyebab utama infeksi mata serius.
Kapan Harus Menghentikan Pemakaian Softlens?
Dokter spesialis mata menyarankan untuk segera menghentikan penggunaan softlens jika muncul gejala seperti mata merah berkepanjangan, nyeri, berair berlebihan, atau penglihatan kabur. Kondisi tersebut bisa menandakan infeksi atau iritasi yang membutuhkan penanganan medis.
Rekomendasi dan Jadwal Praktek Dokter Spesialis Mata di Barito Kuala, Kalimantan Selatan
Panduan penggunaan softlens menurut dokter spesialis mata Barito Kuala menekankan pentingnya konsultasi, teknik pemakaian yang benar, durasi penggunaan yang aman, serta perawatan yang higienis.
Dengan mengikuti anjuran ini, softlens dapat digunakan secara nyaman tanpa mengorbankan kesehatan mata. Jangan ragu untuk berkonsultasi secara rutin agar mata tetap sehat dan penglihatan terjaga dengan baik.
Salah satu rekomendasi dokter mata di Kabupaten Barito Kuala adalah dr. Alfi Mutammima, Sp. M. Beliau berpraktek di RSUD H. Abdul Aziz Marabahan, Barito Kuala. Jadwal praktek dr. Alfi, Sp. M ialah setiap hari Senin mulai pukul 08.00 – 11.00 WITA dan hari Sabtu khusus pelayanan tindakan operatif mata.
Jadwal dr. Alfi, Sp. M ini bisa berubah sewaktu-waktu. Jadi, Anda bisa konfirmasi jadwal beliau dengan menghubungi nomor 0856-5400-6148. Follow juga Instagram @rsud.h.abdul.aziz.marabahan agar tidak ketinggalan update jadwal praktek dr. Alfi, Sp. M secara berkala.
Bagi Anda yang ingin tahu jadwal praktek dokter spesialis lain di Barito Kuala dan sekitarnya, silakan kunjungi laman praktekdokterspesialis.com.
