Praktek Dokter Spesialis Orthopedi Tapin, dr. Bagus, Sp.OT

Praktek Dokter Spesialis Orthopedi Tapin, dr. Bagus, Sp.OT

Kecelakaan, baik di jalan raya, tempat kerja, maupun di rumah, sering kali terjadi tanpa diduga. Dokter Bagus Yudha Pratama, Sp.OT menuturkan bahwa benturan keras, terjatuh, atau tertimpa benda berat dapat menyebabkan cedera serius, salah satunya patah tulang.

Sayangnya, tidak semua orang menyadari bahwa tulangnya mengalami patah, karena gejalanya kadang dianggap hanya sebagai memar biasa. Oleh karena itu, dokter spesialis orthopedi Tapin ini mengajak Sobat untuk mengenali ciri-ciri patah tulang setelah kecelakaan agar penanganan dapat dilakukan secepat mungkin.

Ciri-Ciri Patah Tulang Setelah Kecelakaan yang Perlu Diwaspadai

Nyeri Hebat dan Menetap

Ciri paling umum dari patah tulang adalah nyeri yang sangat kuat pada area tertentu. Rasa sakit ini biasanya muncul segera setelah kecelakaan dan tidak berkurang meski sudah diistirahatkan.

Bahkan, nyeri dapat semakin terasa saat bagian tubuh tersebut digerakkan atau disentuh. Berbeda dengan nyeri otot biasa, rasa sakit akibat patah tulang cenderung lebih tajam dan menetap.

Pembengkakan dan Memar

Setelah kecelakaan, area yang mengalami patah tulang sering kali mengalami pembengkakan yang cukup signifikan. Selain itu, memar berwarna kebiruan atau keunguan juga dapat muncul di sekitar lokasi cedera.

Hal ini terjadi akibat kerusakan jaringan dan pembuluh darah di sekitar tulang yang patah. Sobat perlu waspada jika pembengkakan semakin membesar dan tidak kunjung mereda.

Perubahan Bentuk Anggota Tubuh

Ciri lain yang cukup jelas adalah perubahan bentuk pada anggota tubuh. Misalnya, tangan atau kaki terlihat bengkok, tidak sejajar, atau tampak lebih pendek dari biasanya. Kondisi ini sering terjadi pada patah tulang yang bergeser. Jika Sobat melihat bentuk anggota tubuh tidak normal setelah kecelakaan, sebaiknya jangan mencoba meluruskannya sendiri.

Sulit atau Tidak Mampu Menggerakkan Anggota Tubuh

Patah tulang dapat menyebabkan Sobat kesulitan menggerakkan bagian tubuh tertentu. Bahkan, pada beberapa kasus, anggota tubuh tersebut sama sekali tidak bisa digerakkan karena rasa nyeri yang luar biasa.

Jika setelah kecelakaan Sobat tidak mampu menggerakkan tangan, kaki, atau bagian tubuh lain seperti biasanya, kondisi ini patut dicurigai sebagai tanda patah tulang.

Bunyi Krek atau Sensasi Gesekan

Sebagian orang melaporkan mendengar bunyi “krek” atau merasakan sensasi gesekan saat kecelakaan terjadi atau ketika mencoba menggerakkan bagian tubuh yang cedera. Dokter spesialis orthopedi Tapin menyebutkan bahwa bunyi ini dapat berasal dari pergeseran ujung tulang yang patah. Jika Sobat merasakan hal tersebut, sebaiknya segera hentikan pergerakan dan cari pertolongan medis.

Luka Terbuka dengan Tulang Terlihat

Pada kondisi tertentu, patah tulang disertai dengan luka terbuka di mana tulang tampak keluar dari kulit. Kondisi ini disebut patah tulang terbuka dan tergolong sangat serius. Risiko infeksi pada kondisi ini cukup tinggi sehingga memerlukan penanganan medis darurat. Jika Sobat atau orang di sekitar mengalami kondisi ini, segera bawa ke rumah sakit terdekat.

Mati Rasa atau Kesemutan

Patah tulang juga dapat disertai dengan mati rasa, kesemutan, atau sensasi dingin pada area di bawah lokasi cedera. Hal ini bisa terjadi akibat tekanan atau kerusakan pada saraf dan pembuluh darah. Gejala ini tidak boleh diabaikan karena dapat menandakan komplikasi yang lebih serius.

Pentingnya Penanganan Segera

Sobat perlu memahami bahwa patah tulang tidak boleh ditangani secara sembarangan. Penanganan yang terlambat atau tidak tepat dapat menyebabkan komplikasi, seperti penyembuhan yang tidak sempurna, infeksi, hingga gangguan fungsi anggota tubuh dalam jangka panjang. Setelah kecelakaan, sebaiknya Sobat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan untuk memastikan kondisi tulang melalui pemeriksaan medis, seperti rontgen.

Mengenali ciri-ciri patah tulang setelah kecelakaan sangat penting agar Sobat tidak salah mengartikan cedera yang dialami. Nyeri hebat, pembengkakan, perubahan bentuk tubuh, hingga ketidakmampuan menggerakkan anggota tubuh merupakan tanda-tanda yang perlu diwaspadai.

Info Praktek Dokter Bagus Yudha Pratama, Sp.OT

Dengan penanganan yang cepat dan tepat, risiko komplikasi dapat diminimalkan dan proses pemulihan dapat berjalan lebih optimal. Jika ragu, jangan tunda untuk mencari bantuan medis karena kesehatan Sobat adalah prioritas utama.

Jika Sobat ingin konsultasi seputar kesehatan tulang, Sobat bisa bertemu dengan dokter Bagus, Sp.OT. Beliau adalah dokter spesialis orthopedi Tapin yang bertugas di RSU Handayati dengan jadwal setiap Jumat pukul 17.00 WITA – selesai.

Bagi Sobat yang masih memiliki pertanyaan mengenai layanan maupun reservasi, Sobat bisa menghubungi admin di 0852-4842-6967.

Itulah rekomendasi dokter spesialis orthopedi yang bisa masyarakat Tapin dan sekitarnya andalkan. Yuk, dapatkan informasi selengkapnya terkait rekomendasi dan jadwal praktek dokter spesialis yang lain dengan mengakses laman praktekdokterspesialis.com.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan