Gigi gigis pada anak merupakan masalah kesehatan gigi yang sering dianggap sepele, padahal dampaknya bisa sangat serius jika tidak ditangani dengan tepat. Dokter gigi Heny Rudiastuti menyebutkan bahwa gigi susu memiliki peran penting dalam tumbuh kembang anak, mulai dari membantu proses mengunyah, berbicara, hingga menjaga posisi gigi permanen di kemudian hari.
Supaya Sobat semakin waspada, mari pahami berbagai penyebab gigi gigis pada anak menurut dokter gigi Tanah Bumbu berikut ini.
Penyebab Gigi Gigis pada Anak
1. Kebiasaan Mengonsumsi Makanan dan Minuman Manis
Salah satu penyebab utama gigi gigis pada anak adalah konsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan. Permen, cokelat, biskuit, minuman kemasan, hingga susu yang mengandung gula dapat memicu pertumbuhan bakteri di dalam mulut. Bakteri tersebut akan mengubah gula menjadi asam yang dapat merusak lapisan email gigi.
Jika kebiasaan ini terjadi setiap hari tanpa diimbangi dengan perawatan gigi yang baik, risiko gigi gigis akan semakin tinggi. Apalagi jika anak terbiasa mengemut makanan manis dalam waktu lama.
2. Jarang Menyikat Gigi atau Teknik yang Kurang Tepat
Menyikat gigi secara rutin dan benar merupakan kunci utama mencegah gigi gigis. Sayangnya, banyak anak yang belum menyikat gigi dua kali sehari atau melakukannya dengan teknik yang kurang tepat.
Sisa makanan yang menempel di gigi akan membentuk plak yang lama-kelamaan dapat menyebabkan gigi berlubang. Sobat perlu mendampingi anak saat menyikat gigi, terutama pada usia dini, agar kebersihan gigi dan mulut benar-benar terjaga.
3. Kebiasaan Minum Susu Sebelum Tidur Tanpa Membersihkan Gigi
Memberikan susu sebelum tidur memang sering dilakukan untuk membantu anak tidur nyenyak. Namun, jika setelah minum susu anak langsung tidur tanpa membersihkan gigi, sisa susu akan menempel di gigi sepanjang malam.
Dokter gigi Tanah Bumbu menjelaskan bahwa kondisi ini sangat ideal bagi bakteri untuk berkembang dan merusak gigi. Inilah yang sering menyebabkan gigi depan anak menjadi gigis atau menghitam, terutama pada anak usia balita.
4. Kurangnya Peran Orang Tua dalam Perawatan Gigi Anak
Gigi gigis pada anak juga dapat terjadi karena kurangnya pengawasan dan pendampingan dari orang tua. Banyak orang tua menganggap gigi susu tidak terlalu penting karena nantinya akan tanggal dengan sendirinya. Padahal, kerusakan pada gigi susu bisa memengaruhi kesehatan gigi permanen.
Sobat perlu menanamkan kebiasaan merawat gigi sejak dini agar anak terbiasa menjaga kesehatan mulutnya hingga dewasa.
5. Faktor Air Susu Ibu dan Dot yang Tidak Dikelola dengan Baik
Meskipun Air Susu Ibu (ASI) sangat baik untuk pertumbuhan anak, pemberian ASI atau dot secara terus-menerus, terutama saat anak tertidur, juga dapat meningkatkan risiko gigi gigis.
Hal ini terjadi karena sisa cairan yang mengandung gula alami menempel pada gigi dalam waktu lama. Pengaturan pola menyusui dan kebersihan mulut setelahnya sangat penting untuk mencegah masalah ini.
6. Jarang Memeriksakan Gigi ke Dokter
Banyak orang tua hanya membawa anak ke dokter gigi ketika sudah muncul keluhan. Padahal, pemeriksaan gigi secara rutin dapat membantu mendeteksi masalah sejak dini.
Dokter gigi juga dapat memberikan edukasi tentang cara merawat gigi anak yang benar sesuai usia. Sobat disarankan membawa anak ke dokter gigi setidaknya setiap enam bulan sekali.
Info Praktek Dokter Gigi Heny Rudiastuti
Gigi gigis pada anak bukanlah masalah kecil yang bisa diabaikan. Dengan memahami penyebab gigi gigis sejak dini, Sobat dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat demi menjaga kesehatan gigi dan senyum ceria anak.
Apabil Sobat ingin konsultasi mengenai gigi anak, Sobat bisa bertemu dengan dokter gigi Heny Rudiastuti. Beliau merupakan dokter gigi Tanah Bumbu yang sekarang sedang bertugas di RS Marina Permata.
Jadwal pelayanan beliau adalah setiap Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 09.00 – 12.00 WITA. Bagi Sobat yang masih memiliki pertanyaan seputar layanan beliau, silahkan menghubungi admin di 0811-5187-300.
Itulah rekomendasi dokter gigi yang bisa masyarakat Tanah Bumbu dan sekitarnya andalkan. Yuk, dapatkan informasi selengkapnya terkait rekomendasi dan jadwal praktek dokter spesialis yang lain dengan mengakses laman praktekdokterspesialis.com.
