dr. Zaenal, Sp.PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Hulu Sungai Utara

dr. Zaenal, Sp.PD, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Hulu Sungai Utara

Penyakit autoimun merupakan salah satu gangguan kesehatan yang semakin banyak ditemukan dalam masyarakat modern. Dokter spesialis penyakit dalam Hulu Sungai Utara menyebutkan bahwa kondisi ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi justru menyerang sel dan jaringan tubuh sendiri.

Akibatnya, organ tubuh mengalami peradangan dan kerusakan yang dapat berlangsung dalam jangka panjang. Agar lebih waspada, penting bagi Sobat untuk memahami berbagai penyebab penyakit autoimun secara menyeluruh.

Apa Itu Penyakit Autoimun?

Secara sederhana, penyakit autoimun adalah kondisi ketika sistem imun kehilangan kemampuan membedakan antara zat asing dan sel tubuh sendiri. Sistem pertahanan tubuh kemudian menganggap jaringan normal sebagai ancaman sehingga memicu respons imun berlebihan.

Beberapa contoh penyakit autoimun yang cukup dikenal antara lain lupus, rheumatoid arthritis, diabetes tipe 1, psoriasis, dan multiple sclerosis.

Penyebab Penyakit Autoimun

Faktor Genetik sebagai Penyebab Utama

Salah satu penyebab penyakit autoimun yang paling berpengaruh adalah faktor genetik. Sobat yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit autoimun memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kondisi serupa.

Meski demikian, faktor genetik bukan satu-satunya penentu. Tidak semua orang dengan gen tertentu pasti menderita penyakit autoimun, tetapi gen tersebut dapat meningkatkan kerentanan jika dipicu oleh faktor lain.

Gangguan Sistem Kekebalan Tubuh

Sistem imun yang tidak bekerja secara seimbang dapat menjadi pemicu utama penyakit autoimun. Ketika mekanisme pengendalian sistem imun terganggu, tubuh gagal menghentikan respons imun yang berlebihan.

Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh stres berkepanjangan, kelelahan ekstrem, serta pola hidup yang kurang sehat.

Pengaruh Lingkungan dan Pola Hidup

Faktor lingkungan juga berperan besar dalam munculnya penyakit autoimun. Dokter spesialis penyakit dalam Hulu Sungai Utara menuturkan bahwa paparan polusi udara, bahan kimia berbahaya, asap rokok, serta logam berat dapat memicu gangguan sistem imun.

Selain itu, pola hidup yang tidak sehat seperti kurang olahraga, kurang tidur, dan konsumsi makanan tinggi gula serta lemak jenuh dapat memperburuk kondisi sistem kekebalan tubuh.

Infeksi Virus dan Bakteri

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa infeksi tertentu dapat memicu penyakit autoimun. Virus dan bakteri tertentu diduga mampu “meniru” struktur sel tubuh sehingga sistem imun salah mengenali dan akhirnya menyerang jaringan sendiri.

Infeksi yang sering dikaitkan dengan autoimun antara lain virus Epstein-Barr, hepatitis, dan beberapa jenis bakteri tertentu.

Ketidakseimbangan Hormon

Sobat perlu tahu bahwa penyakit autoimun lebih sering terjadi pada perempuan dibandingkan laki-laki. Hal ini menunjukkan bahwa hormon, terutama estrogen, memiliki peran penting dalam regulasi sistem imun. Perubahan hormon saat pubertas, kehamilan, atau menopause dapat memicu atau memperparah gejala penyakit autoimun.

Stres Psikologis Berkepanjangan

Stres yang tidak terkelola dengan baik dapat berdampak serius pada sistem kekebalan tubuh. Saat stres, tubuh menghasilkan hormon kortisol dalam jumlah berlebih yang dapat mengganggu keseimbangan imun. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menjadi pemicu munculnya penyakit autoimun atau memperburuk gejala yang sudah ada.

Pola Makan dan Kesehatan Usus

Kesehatan usus memiliki hubungan erat dengan sistem imun. Pola makan yang rendah serat, minim nutrisi, serta tinggi makanan olahan dapat merusak keseimbangan bakteri baik dalam usus. Ketidakseimbangan ini berpotensi memicu peradangan kronis yang menjadi salah satu dasar terjadinya penyakit autoimun.

Info Praktek Dokter Zaenal Arifin, Sp.PD, FINASIM

Penyakit autoimun tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan terdapat beberapa kombinasi faktor genetik, lingkungan, gaya hidup, dan kondisi psikologis yang mempengaruhi. Dengan memahami penyebab penyakit autoimun, Sobat dapat lebih waspada dan mulai menerapkan pola hidup sehat sejak dini.

Apabila Sobat ingin berdiskusi mengenai autoimun, Sobat bisa bertemu dengan dokter Zaenal Arifin, Sp.PD, FINASIM. Beliau merupakan dokter spesialis penyakit dalam Hulu Sungai Utara yang sekarang sedang bertugas di RS Mulia Amuntai pada setiap Senin hingga Sabtu pukul 17.00 – 20.00 WITA.

Bagi Sobat yang masih memiliki pertanyaan mengenai pelayanan maupun jadwal terbaru beliau, silahkan menghubungi admin di 0811-5118-403/ 0811-5558-043.

Selain itu, dokter Zaenal juga melayani pasien di RSUD Pambalah Batung dengan jadwal setiap Senin hingga Jumat pada shift pagi. Informasi lebih detail mengenai jadwal beliau, Sobat bisa menghubungi CS di 0813-4848-9919.

Itulah rekomendasi dokter spesialis penyakit dalam yang bisa masyarakat Sungai Hulu Utara dan sekitarnya andalkan. Yuk, dapatkan lebih banyak informasi terkait rekomendasi dan jadwal praktek dokter spesialis yang lain dengan mengakses laman praktekdokterspesialis.com.

Recommended For You