dr. Femi Suryanti, Sp.OG, Dokter Spesialis Kandungan Barito Kuala

dr. Femi Suryanti, Sp.OG, Dokter Spesialis Kandungan Barito Kuala

Kehamilan merupakan masa yang penuh harapan sekaligus kekhawatiran bagi setiap calon ibu. Dokter spesialis kandungan Barito Kuala menyebutkan bahwa salah satu kondisi yang sering menimbulkan kecemasan adalah janin terlilit tali pusar. Banyak Sobat yang bertanya-tanya, apakah kondisi ini berbahaya dan mengapa hal tersebut bisa terjadi.

Artikel ini akan membahas secara lengkap dan mudah dipahami mengenai penyebab janin terlilit tali pusar serta hal-hal yang perlu diperhatikan selama kehamilan.

Apa Itu Lilitan Tali Pusar?

Lilitan tali pusar adalah kondisi ketika tali pusar melingkari bagian tubuh janin, paling sering di bagian leher. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan istilah nuchal cord.

Lilitan bisa terjadi satu kali atau lebih, dan dapat bersifat longgar maupun kencang. Perlu Sobat ketahui, lilitan tali pusar sebenarnya cukup umum terjadi dan tidak selalu membahayakan janin.

Penyebab Janin Terlilit Tali Pusar

1. Gerakan Janin yang Aktif

Janin memiliki kemampuan bergerak sejak usia kehamilan tertentu. Gerakan seperti berputar, menendang, atau berguling di dalam rahim memungkinkan tali pusar ikut bergerak dan melingkari tubuh janin. Janin yang aktif justru menandakan kondisi kesehatan yang baik, meskipun berpotensi menyebabkan lilitan tali pusar.

2. Panjang Tali Pusar

Panjang tali pusar yang melebihi rata-rata dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya lilitan. Tali pusar yang panjang memberikan ruang lebih bagi janin untuk bergerak bebas, sehingga peluang terjadinya lilitan pun semakin besar.

3. Volume Air Ketuban yang Banyak

Jumlah air ketuban yang berlebihan atau kondisi yang dikenal sebagai polihidramnion membuat janin memiliki ruang gerak yang lebih luas. Hal ini dapat menyebabkan janin lebih sering bergerak dan berputar, sehingga tali pusar berisiko melilit tubuh janin.

4. Posisi Janin di Dalam Rahim

Dokter spesialis kandungan Barito Kuala menuturkan bahwa posisi janin yang berubah-ubah, terutama pada trimester kedua dan awal trimester ketiga, juga dapat memicu lilitan tali pusar. Pada masa ini, janin belum menetap pada posisi persalinan sehingga pergerakannya masih sangat dinamis.

5. Kehamilan Kembar

Pada kehamilan kembar, risiko lilitan tali pusar bisa meningkat karena ruang dalam rahim menjadi lebih sempit dan pergerakan janin lebih kompleks. Namun, kondisi ini tetap dapat dipantau dengan pemeriksaan rutin.

Apakah Lilitan Tali Pusar Berbahaya?

Banyak Sobat yang langsung merasa khawatir ketika mendengar diagnosis janin terlilit tali pusar. Padahal, dalam banyak kasus, lilitan tali pusar tidak menyebabkan masalah serius. Selama aliran darah dan oksigen melalui tali pusar tetap lancar, janin akan berkembang dengan baik.

Masalah baru dapat muncul apabila lilitan terlalu kencang dan mengganggu suplai oksigen. Oleh karena itu, pemantauan kehamilan secara rutin sangat penting untuk memastikan kondisi janin tetap aman.

Cara Mendeteksi dan Mengantisipasi

Lilitan tali pusar umumnya terdeteksi melalui pemeriksaan USG. Dokter akan menilai kondisi tali pusar, denyut jantung janin, serta aliran darah menggunakan teknologi Doppler. Jika terdeteksi lilitan, Sobat tidak perlu panik karena tenaga medis akan menentukan langkah terbaik sesuai kondisi kehamilan.

Sobat juga dianjurkan untuk rutin memantau gerakan janin, menjaga pola hidup sehat, dan mengikuti seluruh jadwal kontrol kehamilan. Hingga saat ini, tidak ada cara khusus untuk mencegah lilitan tali pusar karena kondisi ini terjadi secara alami.

Info Praktek Dokter Femi Suryanti, Sp.OG

Janin terlilit tali pusar merupakan kondisi yang cukup sering terjadi dan umumnya tidak berbahaya. Penyebab utamanya meliputi gerakan janin yang aktif, panjang tali pusar, banyaknya air ketuban, posisi janin, serta kehamilan kembar. Dengan pemeriksaan kehamilan yang rutin dan pemantauan yang tepat, kondisi ini dapat ditangani dengan baik.

Apabila Sobat ingin konsultasi mengenai kandungan, Sobat bisa bertemu dengan dokter Femi Suryanti, Sp.OG. Beliau merupakan dokter spesialis kandungan Barito Kuala yang sekarang bertugas di RS Umum Daerah H. Abdul Aziz Marabahan.

Jadwal pelayanan beliau di RSUD H. Abdul Aziz Marabahan adalah setiap Senin pukul 08.00 – 11.00 WITA. Jadwal tersebut bisa berubah kapan saja sehingga Sobat perlu cek secara berkala melalui IG resminya di @rsud.h.abdulaziz.marabahan. Bagi Sobat yang masih memiliki pertanyaan mengenai layanan dokter Femi, Sobat dapat menghubungi admin di 0856-5400-6148.

Itulah rekomendasi dokter spesialis kandungan yang bisa masyarakat Barito Kuala dan sekitarnya andalkan. Yuk, dapatkan lebih banyak informasi terkait rekomendasi maupun jadwal praktek dokter spesialis yang lain dengan mengakses laman praktekdokterspesialis.com.

Recommended For You