dr. Dwi Rini, Sp. KK, Dokter Spesialis Kulit Bantul Terbaik

dokter spesialis kulit Bantul dr. Dwi Rini Sp. KK

Keloid adalah salah satu masalah kulit yang sering muncul setelah luka sembuh. Kondisi ini kata dr. Dwi Rini, Sp. KK terjadi ketika jaringan parut tumbuh secara berlebihan sehingga menonjol di atas permukaan kulit. Keloid dapat muncul di berbagai bagian tubuh seperti dada, bahu, telinga, punggung, hingga rahang.

Meski tidak berbahaya bagi kesehatan, keloid sering menimbulkan rasa tidak nyaman, gatal, bahkan mengganggu penampilan. Karena itu, penting untuk memahami apa saja penyebab keloid serta bagaimana cara pengobatan yang tepat oleh dokter spesialis kulit Bantul.

Penyebab Keloid

Keloid muncul akibat respons penyembuhan luka yang tidak normal. Beberapa faktor yang dapat memicu terbentuknya keloid antara lain:

1. Luka pada Kulit

Keloid sering muncul setelah kulit mengalami cedera atau luka seperti:

  • Bekas operasi
  • Bekas luka bakar
  • Luka akibat jerawat
  • Luka sayatan atau goresan
  • Bekas tindik atau tato

Tidak semua luka akan menimbulkan keloid, namun pada orang tertentu risikonya lebih tinggi.

2. Faktor Genetik

Riwayat keluarga juga berperan dalam pembentukan keloid. Jika orang tua atau anggota keluarga memiliki keloid, kemungkinan seseorang mengalami kondisi yang sama akan lebih besar.

3. Produksi Kolagen Berlebih

Keloid terbentuk ketika tubuh menghasilkan kolagen secara berlebihan selama proses penyembuhan luka. Kolagen yang menumpuk membuat jaringan parut menjadi tebal dan menonjol.

4. Jenis Kulit Tertentu

Orang dengan warna kulit lebih gelap memiliki risiko lebih tinggi mengalami keloid dibandingkan dengan pemilik kulit terang. Hal ini berkaitan dengan faktor genetik dan respons kulit terhadap luka.

Cara Pengobatan Keloid

Meskipun keloid sulit dihilangkan sepenuhnya, ada beberapa metode pengobatan yang dapat membantu mengecilkan ukurannya dan mengurangi keluhan.

1. Suntikan Kortikosteroid

Dokter biasanya memberikan suntikan kortikosteroid langsung ke jaringan keloid. Terapi ini bertujuan untuk:

  • Mengurangi peradangan
  • Mengecilkan ukuran keloid
  • Mengurangi rasa gatal dan nyeri

Perawatan ini biasanya dokter lakukan secara berkala.

2. Terapi Laser

Laser digunakan untuk membantu meratakan permukaan keloid dan memudarkan warnanya agar lebih menyerupai kulit normal. Terapi ini sering dikombinasikan dengan metode pengobatan lainnya.

3. Operasi Pengangkatan Keloid

Pada beberapa kasus, dokter dapat melakukan tindakan operasi untuk mengangkat jaringan keloid. Namun perlu diketahui bahwa keloid memiliki kemungkinan tumbuh kembali setelah operasi.

Karena itu, dokter biasanya mengombinasikan operasi dengan terapi lain seperti suntikan steroid atau radioterapi.

4. Penggunaan Gel atau Lembaran Silikon

Gel atau lembaran silikon sering digunakan untuk membantu mengurangi ukuran keloid. Cara ini bekerja dengan menjaga kelembapan kulit serta menekan jaringan parut agar tidak tumbuh berlebihan.

Biasanya terapi ini digunakan selama beberapa minggu hingga bulan untuk mendapatkan hasil optimal.

Rekomendasi Dokter Spesialis Kulit Terbaik di Bantul

Keloid merupakan jaringan parut yang tumbuh secara berlebihan akibat proses penyembuhan luka yang tidak normal. Kondisi ini dapat dipicu oleh luka pada kulit, faktor genetik, produksi kolagen berlebih, serta jenis kulit tertentu.

Jika keloid semakin membesar atau menimbulkan keluhan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit Bantul agar mendapatkan penanganan yang tepat. Salah satunya adalah dr. Dwi Rini Marganingsih, M. Kes, Sp. KK.

Beliau berpraktek di RS PKU Muhammadiyah Bantul dan RSUD Panembahan Senopati Bantul. Jadwal praktek dr. Dwi Rini, Sp. KK di RS PKU Muhammadiyah Bantul adalah setiap hari Selasa pukul 13.00 – 15.00 WIB dan hari Jumat pukul 12.30 – 14.00 WIB. Anda bisa mendaftar konsultasi dengan beliau melalui nomor 08123-638-678 (WhatsApp).

Sementara di RSUD Panembahan Senopati, dr. Dwi Rini, Sp. KK praktek setiap hari Senin – Sabtu pukul 09.00 WIB – selesai. Untuk mengetahui informasi seputar pendaftaran dan lain-lain, silakan follow Instagram @rsudps.

Selain di rumah sakit, dr. Dwi Rini, Sp. KK juga membuka praktek mandiri di Grudo, Panjangrejo, Kecamatan Pundong, Bantul. Jam bukanya setiap hari Senin – Sabtu pukul 17.00 – 20.00 WIB. Hubungi nomor 0817-5417-696 untuk mendaftar atau menanyakan informasi lebih lanjut.

Jika ingin tahu jadwal praktek dokter spesialis lain yang ada di Bantul atau daerah lainnya, silakan kunjungi website praktekdokterspesialis.com.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan