dr. Diah Patlika, Sp.N, Dokter Spesialis Saraf Tanah Bumbu

dr. Diah Patlika, Sp.N, Dokter Spesialis Saraf Tanah Bumbu

Di era kerja modern, pekerja kantor dihadapkan pada tuntutan pekerjaan yang tinggi, jam duduk yang panjang, serta penggunaan komputer dan gawai secara terus-menerus. Dokter spesialis saraf Tanah Bumbu menyebutkan bahwa pola kerja tersebut dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, salah satunya gangguan saraf.

Gangguan saraf pada pekerja kantor sering kali muncul secara perlahan dan kerap diabaikan karena dianggap sebagai keluhan biasa. Padahal, jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat mengganggu produktivitas dan kualitas hidup. Berikut beberapa gangguan saraf yang sering dialami pekerja kantor beserta upaya pencegahannya.

Gangguan Saraf yang Sering Terjadi pada Pekerja Kantor dan Cara Mencegahnya

1. Carpal Tunnel Syndrome (CTS)

Carpal Tunnel Syndrome merupakan gangguan saraf yang paling umum terjadi pada pekerja kantor. Kondisi ini terjadi akibat terjepitnya saraf median di pergelangan tangan, biasanya karena gerakan tangan berulang seperti mengetik atau menggunakan mouse dalam waktu lama. Gejala yang sering dirasakan meliputi kesemutan, mati rasa, nyeri, hingga kelemahan pada jari dan pergelangan tangan.

Sobat yang bekerja di depan komputer seharian perlu mewaspadai gejala ini. Posisi tangan yang tidak ergonomis dan kurangnya waktu istirahat menjadi faktor utama pemicunya. Pengaturan posisi keyboard, mouse, serta peregangan tangan secara berkala dapat membantu mencegah CTS.

2. Nyeri Leher dan Saraf Terjepit (Cervical Radiculopathy)

Duduk terlalu lama dengan posisi leher menunduk atau bahu tegang dapat menyebabkan gangguan pada saraf leher. Kondisi ini dikenal sebagai cervical radiculopathy atau saraf terjepit di leher. Keluhan yang muncul biasanya berupa nyeri leher, kaku, sakit kepala, hingga nyeri yang menjalar ke bahu dan lengan.

Pekerja kantor yang sering menatap layar tanpa memperhatikan postur tubuh berisiko tinggi mengalami gangguan ini. Oleh karena itu, penting bagi Sobat untuk menjaga posisi layar sejajar dengan pandangan mata dan melakukan peregangan leher secara rutin.

3. Neuropati Perifer Akibat Duduk Terlalu Lama

Neuropati perifer merupakan gangguan saraf tepi yang dapat ditandai dengan kesemutan, rasa terbakar, atau mati rasa, terutama pada kaki. Pada pekerja kantor, kondisi ini dapat dipicu oleh kebiasaan duduk terlalu lama tanpa bergerak. Tekanan yang terus-menerus pada saraf di area panggul dan kaki dapat mengganggu aliran darah serta fungsi saraf.

Dokter spesialis saraf Tanah Bumbu menyarankan Sobat untuk bangkit dari kursi setiap 30–60 menit, berjalan sejenak, atau melakukan peregangan ringan agar sirkulasi darah tetap lancar dan saraf tidak tertekan.

4. Sakit Kepala Tipe Tegang (Tension Headache)

Meskipun sering dianggap sepele, sakit kepala tipe tegang juga berkaitan dengan gangguan saraf. Stres kerja, kelelahan mata, serta ketegangan otot leher dan bahu dapat memicu sakit kepala yang berulang. Kondisi ini sering dialami pekerja kantor yang menghadapi tekanan pekerjaan tinggi dan kurang istirahat.

Untuk mencegahnya, Sobat perlu mengelola stres dengan baik, mengatur waktu kerja dan istirahat, serta memastikan pencahayaan ruang kerja cukup agar mata tidak cepat lelah.

5. Gangguan Saraf Akibat Stres Berkepanjangan

Stres kronis tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga dapat memengaruhi sistem saraf. Pada pekerja kantor, stres berkepanjangan dapat memicu gangguan tidur, mudah cemas, sulit berkonsentrasi, hingga kelelahan saraf. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menurunkan kinerja dan meningkatkan risiko gangguan saraf lainnya.

Sobat dianjurkan untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, melakukan aktivitas relaksasi, serta tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila keluhan berlanjut.

Info Praktek Dokter Diah Patlika, Sp.N

Gangguan saraf pada pekerja kantor merupakan masalah kesehatan yang cukup sering terjadi akibat pola kerja yang tidak ergonomis dan gaya hidup kurang aktif. Apabila Sobat sudah terlanjut mengalami gangguan saraf, Sobat bisa bertemu dengan dokter Diah Patlika, Sp.N.

Beliau merupakan dokter spesialis saraf Tanah Bumbu yang sekarang sedang bertugas di RSUD dr. H. Andi Abdurrahman Noor pada setiap Senin sampai Rabu. Informasi lebih lengkap mengenai layanan beliau, Sobat bisa menghubungi admin di 0811-5040-540.

Selain itu, dokter Diah juga melayani pasien di Klinik Abid Farma. Klinik tersebut berlokasi di Jalan Raya Batulicin No.11, Batulicin, Tanah Bumbu. Jadwal praktek dokter Diah adalah setiap Senin dan Selasa pukul 16.00 – 18.00 WITA, serta Kamis dan Jumat pukul 10.00 – 12.00 WITA.

Bagi Sobat yang masih memiliki pertanyaan mengenai reservasi maupun layanan beliau di klinik, silahkan menghubungi CS di 0811-5082-021.

Itulah rekomendasi dokter spesialis saraf yang bisa masyarakat Tanah Bumbu dan sekitarnya andalkan. Yuk, dapatkan informasi selengkapnya terkait rekomendasi dan jadwal praktek dokter spesialis yang lain dengan mengakses praktekdokterspesialis.com.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan