Laringitis adalah peradangan pada laring atau kotak suara yang berperan penting dalam proses berbicara dan bernapas. Kondisi ini kata dr. Raihanah, Sp. THT-KL cukup umum terjadi dan sering ditandai dengan suara serak hingga hilang suara.
Meski sebagian besar kasus laringitis bersifat ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya, pemahaman mengenai penyebab dan gejala laringitis sangat penting agar dokter spesialis THT Barito Kuala dapat memberikan penanganan yang tepat dan mencegah komplikasi. Yuk, simak ulasannya sampai tuntas!
Apa Itu Laringitis?
Laringitis merupakan kondisi ketika pita suara mengalami iritasi atau pembengkakan. Akibatnya, getaran pita suara terganggu sehingga suara menjadi serak, lemah, atau bahkan tidak terdengar sama sekali.
Laringitis dapat bersifat akut (jangka pendek) maupun kronis (berlangsung lebih dari tiga minggu).
Penyebab Laringitis
Ada berbagai faktor yang dapat memicu terjadinya laringitis, baik yang bersifat sementara maupun jangka panjang. Berikut beberapa penyebab laringitis yang paling umum antara lain:
Infeksi Saluran Pernapasan
- Infeksi virus seperti flu dan pilek adalah penyebab paling sering
- Infeksi bakteri, meski lebih jarang, juga dapat menyebabkan laringitis
- Biasanya disertai gejala lain seperti batuk, demam, dan hidung tersumbat
Penggunaan Suara Berlebihan
- Berteriak atau berbicara terlalu lama
- Menyanyi dengan teknik yang salah
- Kebiasaan berbicara keras dalam waktu lama
Iritasi dan Paparan Zat Tertentu
- Asap rokok aktif maupun pasif
- Polusi udara dan bahan kimia
- Konsumsi alkohol berlebihan
Asam Lambung Naik (GERD)
- Asam lambung yang naik ke tenggorokan dapat mengiritasi laring
- Sering terjadi pada malam hari atau setelah makan berlebihan
Laringitis Kronis
- Dipicu oleh kebiasaan merokok jangka panjang
- Paparan iritan terus-menerus
- Infeksi jamur, terutama pada pengguna inhaler steroid
Gejala Laringitis
Gejala laringitis dapat bervariasi tergantung pada penyebab dan tingkat keparahannya. Berikut beberapa tanda yang sering muncul:
a. Gejala Umum
- Suara serak atau parau
- Hilang suara sementara
- Tenggorokan terasa kering atau gatal
- Nyeri atau rasa tidak nyaman saat berbicara
b. Gejala Tambahan
- Batuk kering yang berkepanjangan
- Kesulitan menelan
- Sensasi ada benjolan di tenggorokan
- Demam ringan (pada laringitis akibat infeksi)
Pada laringitis kronis, suara serak dapat berlangsung lama dan sering kali memburuk di pagi hari.
Kapan Harus ke Dokter Spesialis THT?
Meskipun laringitis umumnya tidak berbahaya, Anda disarankan untuk berkonsultasi ke dokter THT jika mengalami hal sebagai berikut:
- Suara serak berlangsung lebih dari 3 minggu
- Disertai nyeri hebat atau sesak napas
- Terdapat darah saat batuk
- Terjadi pada anak kecil atau bayi
Jadwal Praktek Dokter Spesialis THT di Barito Kuala, Kalimantan Selatan
Penyebab dan gejala laringitis sangat beragam, mulai dari infeksi ringan hingga iritasi kronis akibat kebiasaan tertentu.
Mengenali tanda-tanda awal laringitis dapat membantu Anda mengambil langkah pencegahan dan penanganan yang tepat. Jika merasa gejalanya semakin parah, segera periksakan diri ke dokter spesialis THT Barito Kuala, yaitu dr. Raihanah Aziza, Sp. THT-KL.
Beliau saat ini berpraktek di RSUD H. Abdul Aziz Marabahan. Jadwal praktek dr. Raihanah, Sp. THT-KL ialah setiap hari Senin – Kamis pukul 08.00 – 11.00 WITA. Untuk konfirmasi jadwal dr. Raihanah, Sp. THT-KL lebih lanjut, silakan hubungi nomor 0856-5400-6148.
Jangan lupa juga untuk follow akun Instagram rumah sakit @rsud.h.abdulaziz.marabahan agar tidak ketinggalan update jadwal praktek atau cuti dr. Raihanah, Sp. THT-KL secara berkala.
Bagi Anda yang juga tengah mencari tahu jadwal praktek dokter spesialis lain di Barito Kuala dan sekitarnya, silakan kunjungi website praktekdokterspesialis.com.
