Ensefalitis adalah kondisi medis serius berupa peradangan pada jaringan otak yang dapat mengancam nyawa jika tidak ditangani dengan cepat. Menurut dr. Indah, Sp. S, penyakit ini bisa menyerang siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, dan sering kali berkembang secara tiba-tiba.
Oleh karena itu, memahami penyebab dan gejala ensefalitis sangat penting agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.
Apa Itu Ensefalitis?
Ensefalitis merupakan peradangan otak yang umumnya disebabkan oleh infeksi virus, meskipun dalam beberapa kasus juga dapat dipicu oleh reaksi autoimun.
Peradangan ini kata dokter spesialis saraf Banjarbaru dapat mengganggu fungsi otak, mulai dari kemampuan berpikir, kesadaran, hingga sistem saraf pusat secara keseluruhan.
Penyebab Ensefalitis
Penyebab ensefalitis dapat dibedakan menjadi beberapa faktor utama berikut:
1. Infeksi Virus
Virus adalah penyebab paling umum dari ensefalitis. Beberapa jenis virus yang sering menjadi pemicu antara lain:
- Virus herpes simpleks (HSV)
- Virus varicella-zoster (penyebab cacar air)
- Virus campak, gondongan, dan rubella
- Virus Japanese encephalitis yang ditularkan melalui gigitan nyamuk
2. Reaksi Autoimun
Pada kondisi tertentu, sistem kekebalan tubuh justru menyerang jaringan otak sendiri. Ensefalitis autoimun ini dapat terjadi setelah infeksi atau tanpa pemicu yang jelas.
4. Infeksi Bakteri atau Parasit
Meski jarang, bakteri dan parasit tertentu juga dapat menyebabkan peradangan otak, terutama pada individu dengan daya tahan tubuh yang lemah.
Gejala Ensefalitis
Gejala ensefalitis dapat muncul ringan hingga berat, tergantung tingkat peradangan dan penyebabnya. Berikut beberapa gejala yang perlu Anda waspadai:
a. Gejala Awal
- Demam tinggi
- Sakit kepala hebat
- Mual dan muntah
- Nyeri otot dan kelelahan ekstrem
b. Gejala Lanjutan
- Penurunan kesadaran atau kebingungan
- Kejang
- Gangguan bicara atau penglihatan
- Perubahan perilaku dan kepribadian
- Leher kaku dan sensitivitas terhadap cahaya
Pada anak-anak dan bayi, gejala bisa berupa tangisan bernada tinggi, sulit makan, muntah, atau ubun-ubun yang tampak menonjol.
Pentingnya Deteksi dan Penanganan Dini
Ensefalitis adalah kondisi darurat medis. Jika gejala muncul secara mendadak dan semakin memburuk, segera cari pertolongan medis.
Penanganan dini dapat mengurangi risiko komplikasi serius seperti kerusakan otak permanen, gangguan saraf, hingga kematian.
Info Praktek Dokter Spesialis Saraf di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan
Penyebab dan gejala ensefalitis perlu dikenali sejak dini karena penyakit ini dapat berkembang dengan cepat dan berbahaya. Infeksi virus menjadi pemicu utama, disertai berbagai gejala mulai dari demam hingga gangguan kesadaran.
Dengan pemahaman yang baik dan kewaspadaan tinggi, ensefalitis dapat dokter spesialis saraf Banjarbaru deteksi lebih awal sehingga peluang pemulihan menjadi lebih optimal.
Bagi warga Kota Banjarbaru, salah satu dokter saraf terbaik yang bisa Anda pertimbangkan adalah dr. Indah Rusmiatie, Sp. S. Beliau berpraktek di Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru dan RSU Permata Husada Banjarbaru.
Jadwal praktek dr. Indah, Sp. S di RSD Idaman Banjarbaru ialah setiap hari Senin, Selasa, dan Kamis pukul 07.45 – 12.00 WITA, serta hari Jumat puku 07.45 – 10.00 WITA. Untuk mengetahui update jadwal dr. Indah, Sp. S secara berkala, silakan kunjungi website resmi pintu-rsidaman.banjarbarukota.go.id atau follow Instagram @rsdidamanbanjarbaru.
Sedangkan di RSU Permata Husada, beliau praktek setiap hari Senin, Rabu dan Jumat pukul 14.00 – 16.00 WITA. Selalu update jadwal terbaru dr. Indah, Sp. S dengan follow akun Instagram resmi RSU Permata Husada di @rs.permatahusada.
Demikianlah info praktek dr. Indah, Sp. S, dokter spesialis saraf di Kota Banjarbaru. Jika Anda juga ingin tahu jadwal praktek dokter spesialis lain di Banjarbaru dan sekitarnya, silakan kunjungi laman praktekdokterspesialis.com.
