CT Scan nasofaring merupakan pemeriksaan radiologi yang sering digunakan untuk mengevaluasi kondisi rongga nasofaring, terutama bila dr. Weka, Sp. Rad mencurigai adanya infeksi, peradangan, tumor, atau kelainan struktural.
Dalam praktik medis, CT Scan nasofaring terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu CT Scan nasofaring non kontras dan CT Scan nasofaring kontras. Keduanya memiliki tujuan, prosedur, serta hasil yang berbeda sesuai kebutuhan diagnosis pasien.
Apa Itu CT Scan Nasofaring?
CT Scan (Computed Tomography) nasofaring adalah pemeriksaan pencitraan menggunakan sinar-X dan teknologi komputer untuk menghasilkan gambaran detail jaringan di area hidung bagian belakang dan tenggorokan atas.
Pemeriksaan ini membantu dokter THT maupun dokter spesialis lainnya, misalnya dokter spesialis radiologi Wonosobo dalam menentukan diagnosis yang lebih akurat.
CT Scan Nasofaring Non Kontras
CT Scan nasofaring non kontras dilakukan tanpa pemberian zat kontras ke dalam tubuh pasien.
Karakteristik CT Scan Non Kontras:
- Tidak menggunakan zat kontras
- Prosedur relatif lebih cepat
- Risiko efek samping lebih rendah
Kegunaan CT Scan Non Kontras:
- Menilai struktur tulang di area nasofaring
- Mendeteksi sinusitis kronis
- Mengidentifikasi kelainan anatomi
- Pemeriksaan awal sebelum tindakan lanjutan
Pemeriksaan ini sering dipilih pada pasien yang memiliki riwayat alergi zat kontras atau gangguan fungsi ginjal.
CT Scan Nasofaring Kontras
CT Scan nasofaring kontras menggunakan zat kontras yang disuntikkan melalui pembuluh darah untuk memperjelas gambaran jaringan lunak.
Karakteristik CT Scan Kontras:
- Menggunakan zat kontras berbasis iodin
- Gambaran jaringan lebih detail
- Membantu membedakan jaringan normal dan abnormal
Kegunaan CT Scan Kontras:
- Mendeteksi tumor nasofaring
- Menilai penyebaran kanker
- Mengamati pembuluh darah dan jaringan lunak
- Evaluasi pasca terapi atau operasi
CT Scan kontras umumnya direkomendasikan bila dokter mencurigai adanya keganasan atau kelainan jaringan yang tidak terlihat jelas pada CT Scan non kontras.
Perbedaan Utama CT Scan Nasofaring Kontras dan Non Kontras
Berikut beberapa perbedaan penting yang perlu Anda ketahui:
- Penggunaan zat kontras:
Non kontras tidak menggunakan zat tambahan, sedangkan kontras menggunakan zat khusus. - Detail hasil gambar:
CT Scan kontras memberikan visualisasi jaringan lunak yang lebih jelas. - Indikasi pemeriksaan:
Non kontras untuk evaluasi awal, kontras untuk diagnosis lanjutan. - Risiko dan persiapan:
CT Scan kontras memerlukan pemeriksaan fungsi ginjal dan riwayat alergi.
Pilihan Dokter Spesialis Radiologi di Wonosobo dan Jadwal Prakteknya
Perbedaan CT Scan nasofaring kontras dan non kontras terletak pada penggunaan zat kontras, tingkat detail gambar, serta tujuan pemeriksaan. CT Scan non kontras cocok untuk pemeriksaan awal dan evaluasi struktur tulang, sedangkan CT Scan kontras lebih tepat untuk mendeteksi tumor atau kelainan jaringan lunak secara mendalam.
Pemilihan jenis CT Scan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi medis pasien dan rekomendasi dokter spesialis radiologi Wonosobo agar hasil diagnosis lebih akurat dan optimal. Salah satu pilihan dokter radiologi terbaik di Wonosobo adalah dr. Weka Bhramitasari, Sp. Rad.
dr. Weka, Sp. Rad berpraktek di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo. Melansir dari Instagram resminya @pkuwonosobo, jadwal praktek beliau adalah setiap hari Senin – Jumat pukul 08.00 – 15.00 WIB, dan hari Sabtu pukul 07.00 – 11.00 WIB.
Untuk informasi dan pendaftaran konsultasi dengan dr. Weka, Sp. Rad, Anda bisa menghubungi nomor 0822-8498-3636 (WhatsApp) atau (0286) 329185 (Telepon). Jangan lupa juga untuk follow akun Instagram RS PKU Muhammadiyah Wonosobo agar selalu update jadwal terbaru dr. Weka, Sp. Rad secara berkala.
Jika Anda mencari jadwal praktek dokter spesialis lainnya yang ada di Wonosobo, silakan menelusuri website praktekdokterspesialis.com sekarang.
