Hipertensi atau tekanan darah tinggi sering disebut sebagai silent killer karena kerap tidak menimbulkan gejala yang jelas. Banyak penderita hipertensi merasa sehat dan tetap beraktivitas seperti biasa. Padahal menurut, dr. Eko, Sp. PD, tekanan darah yang terus tinggi dapat merusak berbagai organ penting dalam tubuh secara perlahan.
Jika tidak dikendalikan dengan baik, hipertensi dapat memicu berbagai komplikasi serius yang berisiko mengancam jiwa. Oleh karena itu, penting untuk memahami berbagai komplikasi akibat hipertensi agar langkah pencegahan dan pengobatan dapat dokter spesialis penyakit dalam Gunungkidul lakukan sedini mungkin.
Komplikasi Akibat Hipertensi yang Paling Sering Terjadi
1. Penyakit Jantung
Salah satu komplikasi akibat hipertensi yang paling umum adalah penyakit jantung. Tekanan darah tinggi dapat menyebabkan otot jantung menebal karena harus bekerja lebih keras. Lama-kelamaan, kondisi ini dapat mengurangi kemampuan jantung dalam memompa darah secara optimal.
Beberapa masalah jantung yang dapat muncul antara lain:
- Gagal jantung
- Penyakit jantung koroner
- Serangan jantung
- Pembesaran jantung
Risiko penyakit jantung akan semakin meningkat jika hipertensi disertai kebiasaan merokok, obesitas, atau kadar kolesterol tinggi.
2. Stroke
Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama stroke. Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah di otak sehingga lebih mudah pecah atau tersumbat.
Ketika aliran darah ke otak terganggu, sel-sel otak tidak mendapatkan oksigen yang cukup dan mulai mengalami kerusakan. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan bicara, kelumpuhan, hingga kematian jika tidak segera mendapatkan penanganan.
3. Gangguan Ginjal
Ginjal memiliki banyak pembuluh darah kecil yang berfungsi menyaring limbah dan cairan berlebih dari tubuh. Hipertensi yang berlangsung lama dapat merusak pembuluh darah tersebut sehingga fungsi ginjal menurun.
Dalam kasus yang lebih parah, penderita dapat mengalami gagal ginjal kronis yang memerlukan terapi cuci darah atau transplantasi ginjal.
4. Kerusakan Mata
Tidak banyak orang menyadari bahwa hipertensi juga dapat memengaruhi kesehatan mata. Tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah retina yang berfungsi menangkap cahaya dan mengirimkan informasi visual ke otak.
Beberapa dampak yang dapat terjadi meliputi:
- Penglihatan kabur
- Perdarahan retina
- Pembengkakan saraf mata
- Kehilangan penglihatan permanen
Pemeriksaan mata secara rutin sangat dianjurkan bagi penderita hipertensi untuk mendeteksi gangguan sejak dini.
5. Gangguan Pembuluh Darah
Hipertensi dapat mempercepat proses aterosklerosis, yaitu penumpukan plak pada dinding pembuluh darah. Akibatnya, aliran darah menjadi terhambat dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kardiovaskular.
Dalam beberapa kasus, tekanan darah tinggi juga dapat menyebabkan aneurisma, yaitu pelebaran abnormal pada pembuluh darah yang berisiko pecah dan menimbulkan perdarahan serius.
Rekomendasi Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Kabupaten Gunungkidul
Komplikasi akibat hipertensi dapat menyerang berbagai organ penting, mulai dari jantung, otak, ginjal, hingga mata. Dengan menerapkan gaya hidup sehat, rutin memeriksakan tekanan darah, serta mengikuti pengobatan yang dokter spesialis penyakit dalam anjurkan, risiko komplikasi dapat diminimalkan sehingga kualitas hidup tetap terjaga.
Salah satu rekomendasi dokter penyakit dalam di Gunungkidul yang bisa Anda datangi untuk konsultasi adalah dr. Eko Darmawan, M. Sc., Sp. PD. dr. Eko berpraktek di RSUD Wonosari dan RS Islam Gunungkidul.
Jadwal praktek beliau di RSUD Wonosari ialah setiap hari Senin – Sabtu mulai pukul 09.00 WIB – selesai. Pantau jadwal harian dr. Eko melalui Instastory Instagram @rsud_wonosari.
Sedangkan di RSI Gunungkidul, dr. Eko praktek setiap hari Senin – Jumat pukul 20.00 WIB sampai selesai. Untuk pendaftaran, silakan hubungi nomor 0877-1651-6599. Follow juga Instagram @rsigunungkidul agar tidak ketinggalan update jadwal terbaru dr. Eko secara berkala.
Bagi Anda yang ingin tahu jadwal praktek dokter spesialis lain yang ada di Gunungkidul dan sekitarnya, silakan kunjungi laman praktekdokterspesialis.com.
