Dokter Spesialis Penyakit Dalam Yogyakarta, dr. Rosandi, Sp. PD

dokter spesialis penyakit dalam Yogyakarta dr. Rosandi

Kelenjar getah bening merupakan bagian penting dari sistem kekebalan tubuh yang berfungsi melawan infeksi. Namun menurut dr. Rosandi, Sp. PD, dalam kondisi tertentu, kelenjar ini bisa mengalami pembengkakan.

Kondisi ini dikenal sebagai limfadenopati, dan sering menjadi tanda bahwa tubuh sedang menghadapi masalah kesehatan tertentu.

Artikel ini akan membahas secara lengkap penyebab kelenjar getah bening membesar agar Anda lebih waspada dan tahu kapan harus memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam Yogyakarta.

Apa Itu Kelenjar Getah Bening?

Kelenjar getah bening adalah jaringan kecil berbentuk kacang yang tersebar di seluruh tubuh, seperti di leher, ketiak, dan selangkangan. Organ ini berfungsi menyaring cairan limfa dan menangkap bakteri, virus, atau zat berbahaya lainnya.

Ketika tubuh mendeteksi infeksi atau gangguan, kelenjar ini akan bekerja lebih keras dan bisa membesar sebagai respons alami.

Penyebab Kelenjar Getah Bening Membesar

Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening, mulai dari yang ringan hingga serius.

1. Infeksi Virus

Infeksi virus adalah penyebab paling umum. Beberapa contoh meliputi:

  • Flu dan pilek
  • Infeksi tenggorokan
  • Mononukleosis (dikenal sebagai “kissing disease”)

Biasanya, pembengkakan akan mereda setelah infeksi sembuh.

2. Infeksi Bakteri

Infeksi bakteri juga dapat memicu pembesaran kelenjar getah bening, seperti:

  • Radang tenggorokan akibat bakteri
  • Infeksi gigi
  • Tuberkulosis

Pada kasus ini, sering kali dibutuhkan antibiotik untuk mengatasi penyebabnya.

3. Infeksi Jamur dan Parasit

Meski lebih jarang, infeksi jamur atau parasit juga bisa menjadi penyebab, seperti:

  • Toksoplasmosis
  • Infeksi kulit tertentu

4. Gangguan Sistem Imun

Penyakit autoimun membuat sistem kekebalan menyerang tubuh sendiri, yang bisa memicu pembengkakan kelenjar. Contohnya:

  • Lupus
  • Rheumatoid arthritis

5. Kanker

Dalam beberapa kasus, kelenjar getah bening membesar bisa menjadi tanda kanker, seperti:

  • Limfoma
  • Leukemia
  • Penyebaran kanker dari organ lain (metastasis)

Biasanya, pembengkakan akibat kanker tidak terasa nyeri dan berlangsung lama.

Kapan Harus Waspada?

Tidak semua pembengkakan berbahaya, tetapi Anda perlu waspada jika mengalami:

  • Kelenjar membesar lebih dari 2 minggu
  • Ukuran semakin besar
  • Terasa keras dan tidak bergerak
  • Disertai demam tinggi, keringat malam, atau penurunan berat badan

Cara Mengatasi Kelenjar Getah Bening Membesar

Penanganan tergantung pada penyebabnya. Beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  • Istirahat cukup
  • Konsumsi obat sesuai anjuran dokter
  • Kompres hangat pada area bengkak
  • Pemeriksaan medis jika gejala tidak membaik

Rekomendasi Dokter Spesialis Penyakit Dalam Terkenal di Kota Yogyakarta

Kelenjar getah bening membesar adalah respons alami tubuh terhadap infeksi atau gangguan kesehatan. Penyebabnya beragam, mulai dari infeksi ringan hingga kondisi serius seperti kanker.

Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejalanya sejak dini dan segera berkonsultasi dengan dr. Rosandi Himawan, Sp. PD jika pembengkakan tidak kunjung reda.

Dokter spesialis penyakit dalam ini berpraktek di Siloam Hospitals Yogyakarta. Jadwal praktek dr. Rosandi adalah setiap hari Senin – Jumat pukul 13.00 – 21.00 WIB, hari Sabtu pukul 13.00 – 18.00 WIB, serta hari Minggu pukul 08.00 – 09.00 WIB (minggu genap).

Jadwal praktek ini dapat berubah sewaktu-waktu. Untuk info praktek harian atau hari libur dr. Rosandi, bisa Anda pantau melalui Instagram @siloamyogyakarta.

dr. Rosandi juga kerap membagikan edukasi terkait kesehatan melalui media sosial pribadi. Salah satunya di Instagram @dokter_rosandi. Banyak informasi mengenai kesehatan, terutama organ dalam yang bisa Anda akses dengan bebas.

Itulah jadwal praktek dokter spesialis penyakit dalam terbaik di Yogyakarta. Jika ingin tahu rekomendasi serta jadwal praktek dokter spesialis lainnya di Kota Yogyakarta, silakan klik laman praktekdokterspesialis.com.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan