Vertigo merupakan kondisi yang membuat penderitanya merasakan sensasi berputar atau kehilangan keseimbangan. Kondisi ini kata dr. Adisti, Sp. N sering kali muncul secara tiba-tiba dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Vertigo bukanlah penyakit, melainkan gejala dari gangguan pada sistem keseimbangan tubuh, terutama di telinga bagian dalam atau sistem saraf.
Bagi penderita vertigo, kekambuhan yang sering dapat sangat mengganggu kualitas hidup. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui berbagai tips agar vertigo tidak sering kambuh sehingga gejalanya dapat lebih terkontrol dan aktivitas tetap berjalan dengan nyaman. Berikut tipsnya.
Menjaga Pola Tidur yang Teratur
Menurut dokter spesialis saraf Gunungkidul, salah satu pemicu vertigo yang sering terjadi adalah kurang tidur atau pola tidur yang tidak teratur. Tubuh membutuhkan waktu istirahat yang cukup untuk menjaga keseimbangan sistem saraf dan organ tubuh.
Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain:
- Tidur selama 7–8 jam setiap malam
- Hindari begadang terlalu sering
- Usahakan tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari
Pola tidur yang baik dapat membantu mengurangi risiko munculnya serangan vertigo secara tiba-tiba.
Menghindari Gerakan Kepala Secara Mendadak
Gerakan kepala yang terlalu cepat atau tiba-tiba dapat memicu vertigo, terutama pada penderita Benign Paroxysmal Positional Vertigo (BPPV).
Agar vertigo tidak sering kambuh, lakukan beberapa langkah berikut:
- Bangun dari posisi tidur secara perlahan
- Hindari menoleh secara mendadak
- Saat berdiri, lakukan secara bertahap agar tubuh menyesuaikan keseimbangan
Kebiasaan kecil ini dapat membantu mencegah sistem keseimbangan tubuh mengalami gangguan.
Mengelola Stres dengan Baik
Stres berlebihan dapat memengaruhi sistem saraf dan memicu berbagai gangguan kesehatan, termasuk vertigo. Ketika stres meningkat, tubuh dapat mengalami ketegangan yang memicu pusing dan kehilangan keseimbangan.
Untuk mengelola stres, Anda bisa mencoba:
- Latihan pernapasan atau meditasi
- Olahraga ringan seperti yoga atau jalan santai
- Melakukan aktivitas yang menyenangkan
Dengan menjaga kondisi mental tetap stabil, risiko kambuhnya vertigo juga bisa berkurang.
Menjaga Pola Makan yang Sehat
Pola makan yang tidak sehat juga dapat memicu vertigo. Beberapa jenis makanan tertentu diketahui dapat memperburuk gejala vertigo pada sebagian orang.
Beberapa tips yang bisa penderita lakukan antara lain:
- Mengurangi konsumsi garam berlebihan
- Membatasi kafein seperti kopi dan minuman energi
- Menghindari alkohol
- Memperbanyak konsumsi sayur dan buah
Pola makan sehat dapat membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh dan mendukung kesehatan sistem saraf.
Rutin Berolahraga dan Melatih Keseimbangan
Olahraga ringan dapat membantu meningkatkan keseimbangan tubuh dan memperkuat sistem vestibular yang berperan dalam menjaga keseimbangan.
Beberapa aktivitas yang disarankan antara lain:
- Jalan kaki secara rutin
- Latihan keseimbangan
- Senam vestibular yang direkomendasikan oleh dokter
Namun, pastikan untuk melakukan olahraga secara bertahap agar tidak memicu vertigo.
Konsultasi dengan Dokter Jika Gejala Sering Muncul
Jika vertigo sering kambuh atau semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. Pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebab vertigo dan menentukan penanganan yang tepat.
Dokter mungkin akan memberikan:
- Obat untuk meredakan gejala vertigo
- Terapi vestibular
- Rekomendasi perubahan gaya hidup
Penanganan yang tepat dapat membantu mengurangi frekuensi kambuhnya vertigo.
Jadwal Praktek Dokter Spesialis Saraf Terkenal di Gunungkidul
Jika gejala tetap sering muncul, konsultasi dengan dokter spesialis saraf menjadi langkah penting untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Salah satu rekomendasinya adalah dr. Sili Putri Adisti, Sp. N. Dokter saraf terkenal di Gunungkidul ini berpraktek di RSUD Wonosari dan RS Bethesda Wonosari.
Jadwal praktek dr. Adisti di RSUD Wonosari ialah setiap hari Senin – Sabtu. Untuk informasi lengkapnya, bisa Anda lihat melalui Instastory Instagram @rsud_wonosari setiap harinya.
Sedangkan di RS Bethesda Wonosari, beliau praktek setiap hari Senin dan Rabu pukul 15.00 – 17.00 WIB, hari Jumat pukul 11.00 – 12.30 WIB, serta hari Sabtu pukul 12.30 – 14.00 WIB. Follow Instagram @rsbethesdawonosari untuk info lebih lanjut.
dr. Adisti juga membuka praktek mandiri di Jl. Taman Bakti, Piyaman, Wonosari. Untuk booking dan informasi lainnya, silakan hubungi nomor 0858-7555-0871 atau DM Instagram @doktersaraf_adisti.
Bagi yang ingin tahu jadwal praktek dokter spesialis lain yang ada di Gunungkidul dan sekitarnya, silakan kunjungi website praktekdokterspesialis.com.
