Sel darah memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga kesehatan tubuh manusia. Dokter Achmad Dainuri, Sp.PD menyebutkan bahwa darah terdiri atas tiga komponen utama, yaitu sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.
Masing-masing memiliki fungsi khusus, mulai dari mengangkut oksigen, melawan infeksi, hingga membantu proses pembekuan darah. Dokter spesialis penyakit dalam Banjarbaru menuturkan apabila salah satu jenis sel darah mengalami gangguan, kondisi tersebut dapat memengaruhi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami berbagai gangguan pada sel darah beserta dampaknya.
Berbagai Gangguan pada Sel Darah yang Perlu Anda Ketahui
Gangguan pada Sel Darah Merah
Sel darah merah berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh. Gangguan pada sel darah merah umumnya berkaitan dengan jumlah, bentuk, atau kemampuan sel tersebut dalam membawa oksigen.
Salah satu gangguan yang paling umum adalah anemia. Anemia terjadi ketika jumlah sel darah merah atau kadar hemoglobin berada di bawah normal. Gejalanya antara lain mudah lelah, pusing, kulit pucat, dan sesak napas. Anemia dapat disebabkan oleh kekurangan zat besi, kekurangan vitamin B12, perdarahan, atau penyakit tertentu.
Selain anemia, terdapat juga talasemia, yaitu kelainan genetik yang menyebabkan pembentukan hemoglobin tidak normal. Penderita talasemia sering mengalami anemia kronis dan memerlukan perawatan jangka panjang seperti transfusi darah rutin.
Gangguan lain adalah anemia sel sabit, di mana bentuk sel darah merah menjadi tidak normal dan mudah pecah, sehingga mengganggu aliran darah dan distribusi oksigen.
Gangguan pada Sel Darah Putih
Sel darah putih berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh. Gangguan pada sel darah putih dapat menyebabkan tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi atau justru mengalami respons imun yang berlebihan.
Dokter spesialis penyakit dalam Banjarbaru menjelaskan bahwa leukopenia merupakan kondisi ketika jumlah sel darah putih terlalu rendah. Akibatnya, tubuh menjadi mudah terserang infeksi karena kemampuan melawan kuman menurun. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi virus, efek samping obat tertentu, atau gangguan pada sumsum tulang.
Sebaliknya, leukositosis terjadi ketika jumlah sel darah putih terlalu tinggi. Kondisi ini biasanya menandakan adanya infeksi, peradangan, atau stres pada tubuh. Dalam beberapa kasus, peningkatan sel darah putih juga dapat mengarah pada leukemia, yaitu kanker darah yang ditandai dengan produksi sel darah putih abnormal dalam jumlah besar.
Gangguan pada Trombosit
Trombosit berperan dalam proses pembekuan darah untuk mencegah perdarahan berlebihan. Gangguan pada trombosit dapat menyebabkan masalah perdarahan atau pembekuan darah yang tidak normal.
Trombositopenia adalah kondisi ketika jumlah trombosit terlalu rendah. Penderita trombositopenia cenderung mudah mengalami memar, mimisan, atau perdarahan yang sulit berhenti. Penyebabnya beragam, mulai dari infeksi, gangguan autoimun, hingga efek samping obat.
Sementara itu, trombositosis merupakan kondisi ketika jumlah trombosit terlalu tinggi. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya penggumpalan darah yang berpotensi menyebabkan stroke atau serangan jantung jika tidak ditangani dengan baik.
Pentingnya Pemeriksaan Sel Darah
Gangguan pada sel darah sering kali tidak menunjukkan gejala yang khas pada tahap awal. Oleh karena itu, pemeriksaan darah rutin sangat dianjurkan untuk mendeteksi kelainan sejak dini. Dengan diagnosis yang tepat, penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan risiko komplikasi dapat diminimalkan.
Info Praktek Dokter Achmad Dainuri, Sp.PD
Menjaga pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, serta memeriksakan diri secara berkala merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan sel darah. Apabila Anda mengalami gejala yang mencurigakan seperti kelelahan berkepanjangan atau perdarahan yang tidak wajar, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis.
Apabila Anda ingin konsultasi terkait gangguan sel darah, Anda bisa bertemu dengan dokter Achmad Dainuri, Sp.PD. Beliau merupakan dokter spesialis penyakit dalam Banjarbaru yang sekarang bertugas di RSU Syifa Medika Banjarbaru pada setiap Senin sampai Kamis pukul 16.00 WITA – selesai.
Bagi Anda yang masih memiliki pertanyaan mengenai layanan maupun reservasi, Anda bisa menghubungi WA admin di 0821-5342-4447.
Selain itu, dokter Achmad, Sp.PD juga melayani pasien di RSD Idaman Kota Banjarbaru dengan jadwal sebagai berikut:
- Rabu, Kamis, dan Sabtu: 07.45 – 14.00 WITA (Poliklinik Penyakit Dalam)
- Senin, Selasa, dan Jumat: 07.45 – 14.00 WITA (Poliklinik Hemodialisa)
- Minggu: 07.45 – 12.00 WITA (Poliklinik Hemodialisa)
Untuk informasi lebih lanjut terkait layanan beliau, silahkan menghubungi CS di 0813-4838-1433. Ikuti juga akun IG @rsdidamanbanjarbaru untuk mendapatkan informasi terbarunya.
Itulah rekomendasi dokter spesialis penyakit dalam yang bisa masyarakat Banjarbaru dan sekitarnya andalkan. Yuk, dapatkan informasi selengkapnya terkait rekomendasi dan jadwal praktek dokter spesialis yang lain dengan mengunjungi laman praktekdokterspesialis.com.
