Gagal jantung merupakan kondisi serius ketika jantung tidak mampu memompa darah secara optimal untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Meski terdengar menakutkan, dokter Fauzan Muttaqien, Sp.JP menyebutkan bahwa penderita gagal jantung tetap dapat menjalani hidup dengan kualitas yang baik apabila mampu mengelola penyakit ini secara tepat.
Dokter spesialis jantung Banjarmasin menuturkan bahwa salah satu kunci pentingnya adalah mengetahui dan menghindari hal-hal yang dapat memperburuk kondisi jantung. Artikel ini akan membahas secara lengkap hal yang harus dihindari penderita gagal jantung agar kondisi tetap stabil dan risiko komplikasi dapat diminimalkan.
Hal yang Harus Dihindari Penderita Gagal Jantung
Konsumsi Garam Berlebihan
Asupan garam yang tinggi menjadi musuh utama bagi penderita gagal jantung. Natrium dalam garam dapat menyebabkan penumpukan cairan di dalam tubuh, sehingga jantung harus bekerja lebih keras.
Akibatnya, gejala seperti sesak napas, pembengkakan kaki, dan kenaikan berat badan dapat muncul atau semakin memburuk. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk membatasi konsumsi makanan asin, makanan olahan, makanan kaleng, serta camilan tinggi garam.
Minum Cairan Secara Berlebihan
Meskipun cairan penting bagi tubuh, penderita gagal jantung perlu mengontrol jumlah cairan yang masuk. Minum terlalu banyak dapat menyebabkan kelebihan cairan dalam tubuh yang akan membebani jantung.
Dokter biasanya akan memberikan batasan asupan cairan harian sesuai kondisi Anda. Penting untuk mematuhi anjuran tersebut, termasuk memperhitungkan cairan dari sup, buah, dan minuman lainnya.
Merokok dan Paparan Asap Rokok
Merokok dapat mempersempit pembuluh darah, meningkatkan tekanan darah, serta menurunkan kadar oksigen dalam darah. Dokter spesialis jantung Banjarmasin menjelaskan bahwa kondisi ini sangat berbahaya bagi penderita gagal jantung karena dapat mempercepat kerusakan jantung dan meningkatkan risiko serangan jantung.
Anda juga perlu menghindari paparan asap rokok dari lingkungan sekitar, karena dampaknya tetap berbahaya meskipun tidak merokok secara aktif.
Aktivitas Fisik yang Terlalu Berat
Olahraga memang dianjurkan bagi penderita gagal jantung, tetapi aktivitas fisik yang terlalu berat justru dapat memperburuk kondisi. Mengangkat beban berlebihan, olahraga ekstrem, atau aktivitas yang memicu kelelahan berlebihan sebaiknya dihindari.
Anda disarankan memilih olahraga ringan hingga sedang seperti jalan kaki, bersepeda santai, atau senam ringan, tentunya dengan persetujuan dokter.
Stres dan Tekanan Emosional Berkepanjangan
Stres yang tidak terkelola dapat memicu peningkatan tekanan darah dan detak jantung. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memperberat kerja jantung. Oleh sebab itu, Anda perlu menghindari stres berlebihan dan belajar mengelola emosi dengan baik.
Teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau melakukan hobi yang menyenangkan dapat membantu menjaga kesehatan jantung.
Mengabaikan Konsumsi Obat
Kesalahan yang sering terjadi pada penderita gagal jantung adalah menghentikan atau mengubah dosis obat tanpa berkonsultasi dengan dokter. Tindakan ini sangat berisiko dan dapat menyebabkan kondisi memburuk secara tiba-tiba.
Anda harus menghindari sikap abai terhadap pengobatan dan selalu meminum obat sesuai resep serta jadwal yang telah ditentukan.
Pola Makan Tidak Sehat
Makanan tinggi lemak jenuh, kolesterol, dan gula dapat memperparah gangguan jantung. Penderita gagal jantung sebaiknya menghindari makanan cepat saji, gorengan, serta minuman manis berlebihan. Sebagai gantinya, Anda dianjurkan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya serat, sayuran, buah, dan protein rendah lemak.
Info Praktek Dokter Fauzan Muttaqien, Sp.JP
Menghindari hal-hal yang dapat memperburuk kondisi merupakan langkah penting dalam pengelolaan gagal jantung. Konsultasi rutin dengan tenaga medis juga sangat diperlukan agar kondisi kesehatan Anda tetap terpantau dan kualitas hidup dapat terjaga dengan baik.
Rekomendasi dokter spesialis jantung Banjarmasin yang bisa Anda andalkan adalah dokter Fauzan, Sp.JP. Beliau sekarang sedang bertugas di RSI Banjarmasin pada setiap Rabu dan Kamis pukul 13.30 – 15.30 WITA. Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan beliau, Anda bisa mengakses rsislambanjarmasin.com.
Selain di RSI, dokter Fauzan juga melayani pasien di Klinik Rafisa Dahlia. Klinik tersebut berlokasi di Jalan Dahlia Raya no.41, Banjarmasin. Beliau praktek di klinik dengan jadwal setiap Senin dan Selasa pukul 15.00 – 16.30 WITA. Bagi Anda yang masih mempunyai pertanyaan terkait resrvasi, silahkan menghubungi CS di 0811-5022-111.
Itulah rekomendasi dokter spesialis jantung yang bisa masyarakat Banjarmasin dan sekitarnya andalkan. Yuk, dapatkan informasi selengkapnya terkait rekomendasi dan jadwal praktek dokter spesialis yang lain dengan mengunjungi laman praktekdokterspesialis.com.
