Sariawan merupakan masalah kesehatan mulut yang kerap dianggap sepele. Padahal dokter gigi May Salamah Emma Ganefi menuturkan jika sariawan terjadi berulang kali, kondisi ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Mulai dari sulit makan, berbicara, hingga menurunnya nafsu makan.
Oleh karena itu, dokter gigi Tapin ini mengajak Sobat untuk memahami apa saja penyebab mulut sering sariawan agar dapat melakukan pencegahan sejak dini.
Penyebab Mulut Sering Sariawan yang Perlu Sobat Ketahui
1. Kurangnya Asupan Vitamin dan Mineral
Salah satu penyebab utama sariawan yang sering kambuh adalah kekurangan vitamin dan mineral tertentu, terutama vitamin B12, vitamin C, zat besi, dan asam folat. Kekurangan nutrisi tersebut dapat melemahkan jaringan mukosa mulut sehingga lebih mudah mengalami luka dan peradangan.
Sobat yang jarang mengonsumsi buah, sayur, atau makanan bergizi seimbang berisiko lebih tinggi mengalami sariawan berulang.
2. Cedera pada Jaringan Mulut
Cedera ringan di dalam mulut juga dapat memicu munculnya sariawan. Misalnya, tergigit saat makan, penggunaan sikat gigi yang terlalu keras, atau iritasi akibat kawat gigi dan gigi palsu. Luka kecil yang awalnya tidak terasa bisa berkembang menjadi sariawan apabila kebersihan mulut kurang terjaga atau daya tahan tubuh menurun.
3. Stres dan Kelelahan Berlebihan
Stres tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga memengaruhi kondisi fisik, termasuk kesehatan mulut. Saat stres atau kelelahan, sistem imun tubuh cenderung menurun sehingga tubuh lebih rentan terhadap peradangan, termasuk sariawan. Sobat yang memiliki aktivitas padat dan kurang istirahat sering kali mengeluhkan sariawan yang muncul berulang.
4. Perubahan Hormon
Perubahan hormon, terutama pada perempuan, juga dapat menjadi penyebab mulut sering sariawan. Kondisi ini kerap terjadi saat menjelang menstruasi, selama kehamilan, atau pada masa tertentu ketika terjadi ketidakseimbangan hormon. Dokter gigi Tapin menjelaskan bahwa fluktuasi hormon dapat memengaruhi sensitivitas jaringan mulut dan daya tahan tubuh terhadap infeksi.
5. Reaksi Alergi atau Sensitivitas Makanan
Beberapa jenis makanan dapat memicu sariawan, terutama makanan yang bersifat asam, pedas, atau terlalu keras. Selain itu, sebagian orang memiliki sensitivitas terhadap bahan tertentu seperti cokelat, kopi, kacang-kacangan, atau makanan laut.
Jika Sobat sering mengalami sariawan setelah mengonsumsi makanan tertentu, ada kemungkinan tubuh memberikan reaksi alergi atau iritasi.
6. Kebersihan Mulut yang Kurang Terjaga
Menjaga kebersihan mulut merupakan langkah penting untuk mencegah sariawan. Jarang menyikat gigi, tidak membersihkan sela-sela gigi, atau membiarkan sisa makanan menumpuk dapat memicu pertumbuhan bakteri di dalam mulut. Bakteri inilah yang dapat memperparah luka kecil dan menyebabkan sariawan semakin sering muncul.
7. Gangguan Sistem Imun dan Penyakit Tertentu
Pada beberapa kasus, sariawan yang sering dan sulit sembuh dapat menjadi tanda adanya gangguan pada sistem imun atau penyakit tertentu, seperti anemia, gangguan pencernaan, hingga penyakit autoimun. Jika sariawan terjadi sangat sering, berukuran besar, atau disertai gejala lain, Sobat sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
Cara Mencegah Sariawan Agar Tidak Mudah Kambuh
Untuk mencegah sariawan datang kembali, Sobat disarankan untuk menjaga pola makan seimbang, memperbanyak konsumsi buah dan sayur, serta mencukupi kebutuhan cairan.
Selain itu, kelola stres dengan baik, istirahat yang cukup, dan jaga kebersihan mulut secara rutin. Menghindari makanan pemicu iritasi juga dapat membantu mengurangi risiko sariawan.
Info Praktek Dokter Gigi May Salamah Emma Ganefi, MM
Mulut sering sariawan bukanlah kondisi yang boleh diabaikan begitu saja. Dengan memahami berbagai penyebabnya, Sobat dapat lebih waspada dan mengambil langkah pencegahan yang tepat. Jika sariawan terjadi berulang dalam jangka waktu lama, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang sesuai.
Rekomendasi dokter gigi Tapin yang bisa Sobat temui untuk konsultasi adalah dokter May Salamah Emma Ganefi, MM. Beliau sekarang sedang bertugas di RSUD Datu Sanggul Rantau pada setiap Senin sampai Sabtu pukul 08.00 WITA – selesai.
Jadwal tersebut bisa berubah kapan saja sehingga Sobat bisa cek secara berkala melalui akun IG @rsud_datusanggul. Bagi Sobat yang masih memiliki pertanyaan mengenai layanan beliau, silahkan menghubungi CS di 0811-555-420.
Itulah rekomendasi dokter gigi yang bisa masyarakat Tapin dan sekitarnya andalkan. Yuk, dapatkan informasi selengkapnya terkait rekomendasi dan jadwal praktek dokter spesialis yang lain dengan mengakses laman praktekdokterspesialis.com.
