Pneumotoraks adalah kondisi medis yang terjadi ketika udara masuk ke dalam rongga pleura, yaitu ruang di antara paru-paru dan dinding dada. Akumulasi udara ini kata dr. Levana, Sp. P akan menyebabkan paru-paru mengempis sebagian atau seluruhnya sehingga mengganggu proses pernapasan.
Kondisi ini dapat terjadi secara tiba-tiba dan memerlukan penanganan dokter spesialis paru Tanah Laut yang cepat, terutama bila menimbulkan gejala berat. Oleh karena itu, penting untuk memahami penyebab dan gejala pneumotoraks agar dapat dikenali sejak dini.
Apa Itu Pneumotoraks?
Secara sederhana, pneumotoraks merupakan kolapsnya paru-paru akibat tekanan udara abnormal di rongga pleura. Normalnya, ruang ini memiliki tekanan negatif yang membantu paru-paru mengembang saat bernapas.
Ketika udara masuk ke ruang tersebut, tekanan berubah dan paru-paru menjadi sulit mengembang secara optimal.
Penyebab Pneumotoraks
Penyebab pneumotoraks cukup beragam, tergantung pada jenis dan kondisi yang mendasarinya. Berikut beberapa penyebab umum pneumotoraks:
1. Pneumotoraks Spontan
Terjadi tanpa cedera yang jelas dan terbagi menjadi dua jenis:
- Spontan primer, sering dialami oleh orang muda, bertubuh tinggi dan kurus, serta tanpa riwayat penyakit paru.
- Spontan sekunder, terjadi pada penderita penyakit paru tertentu, seperti PPOK, asma berat, TBC, atau fibrosis paru.
2. Cedera atau Trauma Dada
Benturan keras pada dada dapat menyebabkan kebocoran udara, misalnya akibat:
- Kecelakaan lalu lintas
- Jatuh dari ketinggian
- Luka tusuk atau luka tembak di dada
3. Prosedur Medis
Beberapa tindakan medis berisiko memicu pneumotoraks, antara lain:
- Pemasangan ventilator mekanik
- Biopsi paru
- Pemasangan kateter vena sentral
4. Perubahan Tekanan Udara
Aktivitas dengan perubahan tekanan ekstrem seperti menyelam (scuba diving) atau naik pesawat tanpa tekanan kabin yang stabil juga dapat meningkatkan risiko pneumotoraks.
Gejala Pneumotoraks
Gejala pneumotoraks dapat muncul secara mendadak dan bervariasi dari ringan hingga berat, tergantung luas paru yang mengempis. Beberapa gejala yang sering dirasakan meliputi:
- Nyeri dada tajam, biasanya di satu sisi
- Sesak napas yang muncul tiba-tiba
- Napas cepat dan dangkal
- Batuk kering
- Detak jantung cepat
Pada kasus berat, dapat muncul gejala tambahan seperti:
- Bibir dan ujung jari membiru (sianosis)
- Penurunan kesadaran
- Tekanan darah menurun
Pentingnya Deteksi dan Penanganan Dini
Pneumotoraks tidak boleh dianggap sepele, karena dapat berkembang menjadi kondisi yang mengancam nyawa jika tidak mendapatkan penanganan. Pemeriksaan seperti rontgen dada atau CT scan biasanya diperlukan untuk memastikan diagnosis.
Penanganan dapat berupa observasi, pemasangan selang dada, hingga tindakan operasi, tergantung tingkat keparahan.
Pilihan Dokter Spesialis Paru di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan
Jika merasa mengalami gejala di atas atau memiliki masalah kesehatan paru-paru lainnya, segera periksakan ke dokter spesialis paru Tanah Laut. Salah satu pilihannya adalah dr. Levana Kasumadewi, Sp. P.
dr. Levana, Sp. P berpraktek di tiga rumah sakit, yakni RS Borneo Citra Medika, RSUD KH. Mansyur, dan RSUD Hadji Boejasin Tanah Laut.
Jadwal praktek beliau di RS Borneo Citra Medika adalah setiap hari Senin – Kamis pukul 14.00 – 16.00 WITA. Untuk info pelayanan, silakan hubungi nomor (0512) 2021002 (Telepon) atau 0811-5250-7777 (WhatsApp Official).
Lalu di RSUD KH. Mansyur, dr. Levana praktek setiap hari Jumat pukul 11.00 – 16.00 WITA. Follow Instagram @rsudkhmansyur agar tidak ketinggalan info paling terbaru.
Sedangkan di RSUD Hadji Boejasin, jadwal praktek dr. Levana ialah setiap hari Senin – Sabtu pukul 08.00 WITA sampai selesai. Untuk informasi lebih lanjut, jangan lupa follow Instagram @rsudhadjiboejasin.
Ingin tahu jadwal praktek dokter spesialis lain yang ada di Kabupaten Tanah Laut? Yuk, klik laman praktekdokterspesialis.com sekarang!
