Dokter Spesialis Penyakit Dalam Tanah Laut, dr. Suardana, Sp. PD

dokter spesialis penyakit dalam Tanah Laut dr. Suardana Sp. PD

Puasa Ramadhan merupakan ibadah yang dinantikan oleh umat Muslim. Namun, bagi penderita gagal ginjal kronis (GGK), menjalankan puasa memerlukan perhatian khusus, terutama dalam pengaturan nutrisi. Kata dr. Suardana, Sp. PD, kondisi ginjal yang tidak berfungsi optimal membuat tubuh lebih rentan terhadap gangguan keseimbangan cairan, elektrolit, dan zat gizi.

Oleh karena itu, pengaturan nutrisi selama Ramadhan sangat penting agar puasa tetap aman dan kesehatan terjaga. Mari simak ulasan lengkapnya berikut ini!

Pentingnya Pengaturan Nutrisi bagi Penderita Gagal Ginjal Kronis

Gagal ginjal kronis adalah kondisi penurunan fungsi ginjal yang berlangsung progresif dan menetap. Pada penderita GGK, ginjal tidak mampu menyaring sisa metabolisme secara optimal.

Selama puasa, perubahan pola makan dan waktu asupan cairan dapat memperberat kerja ginjal jika tidak diatur dengan baik. Dengan pengaturan nutrisi yang tepat oleh dokter spesialis penyakit dalam Tanah Laut, risiko komplikasi seperti dehidrasi, peningkatan kadar kalium, dan penumpukan racun dalam tubuh dapat diminimalkan.

Prinsip Dasar Nutrisi Selama Puasa Ramadhan

Pengaturan nutrisi bagi penderita gagal ginjal kronis harus disesuaikan dengan stadium penyakit dan anjuran dokter. Beberapa prinsip dasar yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Asupan energi yang cukup
    Energi dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh selama berpuasa. Pilih sumber karbohidrat kompleks seperti nasi, roti gandum, atau kentang dalam porsi yang terkontrol.
  • Pembatasan protein sesuai kebutuhan
    Protein tetap diperlukan, tetapi jumlahnya harus dibatasi agar tidak membebani ginjal. Umumnya, sumber protein berkualitas tinggi seperti putih telur atau ikan lebih dianjurkan.
  • Pengaturan lemak sehat
    Lemak dapat menjadi sumber energi tambahan. Pilih lemak sehat dari minyak zaitun atau alpukat, dan hindari makanan berlemak tinggi yang digoreng berlebihan.

Pengaturan Cairan dan Elektrolit

Selama Ramadhan, pengaturan cairan menjadi tantangan tersendiri bagi penderita GGK. Kekurangan atau kelebihan cairan sama-sama berisiko.

  • Cukupi kebutuhan cairan saat sahur dan berbuka
    Minum air putih sesuai anjuran dokter, dibagi secara bertahap antara berbuka hingga sahur.
  • Batasi makanan tinggi natrium dan kalium
    Garam berlebih dapat menyebabkan tekanan darah naik dan retensi cairan. Selain itu, makanan tinggi kalium seperti pisang, jeruk, dan kentang sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas.

Pola Makan Sahur dan Berbuka yang Dianjurkan

Pemilihan menu sahur dan berbuka sangat berpengaruh terhadap kondisi tubuh selama puasa.

  • Sahur:
    Pilih makanan yang mudah dicerna, mengandung karbohidrat kompleks, protein terkontrol, dan rendah garam agar tubuh tetap bertenaga lebih lama.
  • Berbuka:
    Awali dengan porsi kecil, hindari makanan terlalu manis dan asin, serta beri jeda sebelum makan utama untuk mencegah lonjakan metabolik yang mendadak.

Konsultasi dengan Tenaga Medis

Setiap penderita gagal ginjal kronis memiliki kondisi yang berbeda. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam Tanah Laut sebelum dan selama menjalani puasa Ramadhan.

Dengan pengawasan yang tepat, pengaturan nutrisi dapat disesuaikan sehingga ibadah puasa tetap dapat dijalankan dengan aman tanpa mengorbankan kesehatan.

Pilihan Dokter Spesialis Penyakit Dalam di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan

Bagi warga Kabupaten Tanah Laut, salah satu pilihan dokter spesialis penyakit dalam terbaik adalah dr. I Ketut Suardana, M. Biomed, Sp. PD. Beliau berpraktek di RS Borneo Citra Medika (RSBCM) dan RSUD Hadji Boejasin Tanah Laut.

Jadwal praktek dr. Suardana, Sp. PD di RSBCM ialah setiap hari Senin – Jumat pukul 13.00 – 18.00 WITA. Untuk mengetahui info lebih lanjut, Anda bisa menghubungi WhatsApp official rumah sakit di nomor 0811-5250-7777. Bisa juga follow Instagram @rsbcmtanahlaut agar tidak ketinggalan update jadwal dr. Suardana, Sp. PD secara berkala.

Sedangkan di RSUD Hadji Boejasin, beliau praktek setiap hari Jumat dan Sabtu pukul 08.00 WITA – selesai. Jangan lupa follow Instagram @rsudhadjiboejasin untuk informasi selengkapnya seputar jadwal dr. Suardana, Sp. PD.

Demikianlah info praktek dr. Suardana, Sp. PD sebagai dokter spesialis penyakit dalam di Tanah Laut. Jika ingin tahu jadwal praktek dokter spesialis lain yang ada di Kabupaten Tanah Laut, silakan kunjungi laman praktekdokterspesialis.com.

Recommended For You

Tinggalkan Balasan