Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah gangguan hormonal yang cukup sering dialami perempuan usia reproduktif, termasuk di usia 20-an. Sayangnya kata dr. Fifi, Sp. OG, banyak wanita tidak menyadari tanda awal PCOS karena gejalanya kerap dianggap masalah biasa.
Padahal, deteksi dini PCOS oleh dokter kandungan perempuan Hulu Sungai Selatan sangat penting untuk mencegah komplikasi jangka panjang seperti infertilitas, diabetes, hingga gangguan jantung.
Apa Itu PCOS?
PCOS merupakan kondisi ketika terjadi ketidakseimbangan hormon reproduksi, khususnya hormon androgen yang lebih tinggi dari normal.
Kondisi ini dapat memengaruhi fungsi ovarium, siklus menstruasi, hingga metabolisme tubuh. PCOS bisa muncul sejak remaja, namun gejalanya sering baru terasa jelas di usia 20-an.
Tanda Awal PCOS di Usia 20-an yang Perlu Anda Waspadai
Berikut beberapa tanda awal PCOS yang paling umum muncul pada wanita usia 20-an:
1. Menstruasi Tidak Teratur
Siklus haid yang tidak teratur menjadi salah satu tanda paling sering.
- Haid datang sangat jarang atau justru terlalu sering
- Tidak menstruasi selama berbulan-bulan
- Volume darah haid sangat sedikit atau berlebihan
Kondisi ini terjadi karena gangguan proses ovulasi akibat ketidakseimbangan hormon.
2. Jerawat Membandel dan Kulit Berminyak
Jerawat yang sulit sembuh meski sudah berusia dewasa bisa menjadi tanda PCOS.
- Muncul di area rahang, dagu, dan pipi bawah
- Kulit cenderung lebih berminyak
- Tidak banyak membaik dengan perawatan biasa
Hal ini dipicu oleh kadar hormon androgen yang meningkat.
3. Pertumbuhan Rambut Berlebih (Hirsutisme)
PCOS dapat menyebabkan pertumbuhan rambut berlebih di area yang tidak biasa pada wanita, seperti:
- Wajah (kumis atau janggut tipis)
- Dada dan perut
- Punggung bagian bawah
Sebaliknya, rambut di kepala justru bisa menipis.
4. Berat Badan Mudah Naik
Banyak penderita PCOS mengalami kenaikan berat badan yang sulit dikontrol.
- Lemak menumpuk di area perut
- Sulit menurunkan berat badan meski sudah diet
- Berkaitan dengan resistensi insulin
5. Rambut Rontok dan Penipisan Rambut
Selain rambut berlebih di tubuh, PCOS juga dapat menyebabkan rambut rontok di kulit kepala dengan pola seperti kebotakan pria, terutama di bagian depan dan atas kepala.
Dampak PCOS Jika Tidak Mendapatkan Penanganan
Jika tanda awal PCOS di usia 20-an Anda abaikan, risiko komplikasi bisa meningkat, seperti:
- Gangguan kesuburan
- Diabetes tipe 2
- Kolesterol tinggi
- Gangguan kesehatan mental, seperti kecemasan dan depresi
Kapan Harus Periksa ke Dokter Spesialis Kandungan Perempuan di Hulu Sungai Selatan?
Jika Anda mengalami beberapa tanda di atas secara bersamaan, sebaiknya segera berkonsultasi ke dokter kandungan perempuan Hulu Sungai Selatan. Dokter akan mendiagnosis PCOS dengan melibatkan wawancara medis, pemeriksaan fisik, USG, serta tes hormon.
Salah satu rekomendasi dokter spesialis kandungan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan adalah dr. Fifi Noviana, Sp. OG, MMRS. Beliau berpraktek di RSU Ceria Kandangan Hulu Sungai Selatan dan Klinik Cahaya Imani.
Jadwal praktek dr. Fifi, Sp. OG di RSU Ceria Kandangan ialah setiap hari Senin, Rabu, dan Jumat pukul 09.00 – 10.30 WITA. Follow Instagram @rsceriakandangan untuk tahu info lebih lanjut,
Sedangkan di Klinik Cahaya Imani, dr. Fifi, Sp. OG praktek setiap hari Senin – Jumat pukul 16.00 – 20.00 WITA. Untuk reservasi pemeriksaan dengan dr. Fifi, Sp. OG, silakan langsung hubungi nomor 0813-5252-0101. Jangan lupa follow Instagram @klinik_cahayaimani agar tidak ketinggalan info praktek terbaru beliau.
Itulah info praktek dr. Fifi, Sp. OG sebagai dokter spesialis kandungan di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Cari tahu info praktek dokter spesialis lainnya dengan klik laman praktekdokterspesialis.com sekarang!
