rtiSobat, pernahkah merasa mata sering berkedip tanpa disadari dan terjadi berulang kali? Dokter spesialis mata Hulu Sungai Selatan menjelaskan bahwa kondisi ini memang terlihat sepele, tetapi jika berlangsung terus-menerus, bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, mengganggu aktivitas, bahkan menurunkan kepercayaan diri.
Mata yang sering berkedip dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kelelahan ringan hingga kondisi medis tertentu yang perlu perhatian khusus. Agar Sobat tidak bingung dan lebih waspada, mari kita pahami penyebab mata sering berkedip serta tanda-tanda kapan kondisi ini perlu diperiksakan ke dokter.
Penyebab Mata Sering Berkedip
Kelelahan Mata (Eye Strain)
Kelelahan mata merupakan penyebab paling umum mata sering berkedip. Kondisi ini biasanya terjadi akibat terlalu lama menatap layar gawai, komputer, atau televisi tanpa istirahat.
Kurangnya pencahayaan yang baik saat membaca atau bekerja juga dapat memperparah kelelahan mata. Saat mata lelah, refleks berkedip meningkat sebagai upaya alami untuk melembapkan dan melindungi mata.
Mata Kering
Sobat yang sering berada di ruangan ber-AC atau terpapar udara kering berisiko mengalami mata kering. Produksi air mata yang berkurang atau kualitas air mata yang tidak optimal menyebabkan permukaan mata cepat kering sehingga mata berkedip lebih sering sebagai mekanisme kompensasi. Mata kering biasanya disertai rasa perih, panas, atau seperti ada pasir di mata.
Alergi pada Mata
Alergi mata dapat dipicu oleh debu, serbuk sari, bulu hewan, atau asap. Reaksi alergi ini menyebabkan mata gatal, merah, dan berair. Akibat rasa tidak nyaman tersebut, refleks berkedip menjadi lebih sering. Pada beberapa kasus, penderita juga cenderung sering mengucek mata, yang justru dapat memperparah iritasi.
Iritasi atau Benda Asing di Mata
Dokter spesialis mata Hulu Sungai Selatan menuturkan bahwa masuknya debu, bulu mata, atau partikel kecil lainnya ke dalam mata dapat memicu refleks berkedip berlebihan. Selain itu, penggunaan lensa kontak yang tidak sesuai atau kurang bersih juga dapat menyebabkan iritasi pada mata, sehingga mata terasa mengganjal dan sering berkedip.
Stres dan Kelelahan Mental
Sobat perlu tahu bahwa kondisi psikologis juga berpengaruh terhadap kesehatan mata. Stres, kecemasan, dan kelelahan mental dapat memicu kebiasaan berkedip berlebihan atau bahkan kedutan pada kelopak mata. Biasanya, kondisi ini bersifat sementara dan akan membaik setelah tubuh dan pikiran lebih rileks.
Kedutan Kelopak Mata (Blefarospasme Ringan)
Gangguan seperti ini sering kali terjadi akibat kurang tidur, konsumsi kafein berlebihan, atau stres. Kedutan ringan ini bisa membuat mata tampak sering berkedip. Meski umumnya tidak berbahaya, kondisi ini dapat terasa mengganggu jika berlangsung lama.
Gangguan Saraf atau Kelainan Medis Tertentu
Pada kasus yang jarang, mata sering berkedip dapat berkaitan dengan gangguan saraf, seperti blefarospasme esensial atau gangguan neurologis lainnya. Kondisi ini biasanya menyebabkan kedipan yang kuat, tidak terkendali, dan terjadi dalam jangka waktu lama.
Kapan Harus ke Dokter?
Sobat sebaiknya mulai waspada dan mempertimbangkan untuk berkonsultasi ke dokter jika mata sering berkedip disertai dengan kondisi berikut:
- Mata sering berkedip berlangsung lebih dari satu atau dua minggu tanpa perbaikan.
- Kedipan terjadi sangat sering dan sulit dikendalikan.
- Disertai nyeri, kemerahan hebat, bengkak, atau keluarnya cairan dari mata.
- Penglihatan menjadi kabur, ganda, atau menurun.
- Kedipan disertai kedutan pada wajah atau bagian tubuh lain.
- Mata terasa sangat kering meskipun sudah menggunakan tetes mata.
Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mengetahui penyebab pastinya. Penanganan dapat berupa pemberian obat tetes mata, salep, terapi tertentu, hingga rujukan ke dokter spesialis saraf jika diperlukan.
Cara Mencegah Mata Sering Berkedip
Sebagai langkah pencegahan, Sobat dapat melakukan beberapa hal sederhana, seperti mengistirahatkan mata setiap 20 menit saat menatap layar, memperbanyak konsumsi air putih, menjaga kebersihan mata, serta mengelola stres dengan baik. Tidur yang cukup dan mengurangi konsumsi kafein juga dapat membantu mengurangi frekuensi kedipan berlebih.
Info Praktek Dokter Masmeryani, Sp.M
Dengan memahami penyebab dan mengenali tanda-tanda yang memerlukan penanganan medis, Sobat dapat menjaga kesehatan mata dengan lebih baik. Jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter agar mata tetap sehat dan aktivitas sehari-hari tetap nyaman.
Rekomendasi dokter spesialis mata Hulu Sungai Selatan yang bisa Sobat andalkan adalah dokter Masmeryani, Sp.M. Beliau sekarang sedang bertugas di beberapa fasilitas kesehatan seperti RSUD Daha Sejahtera, RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan, dan Klinik Cahaya Imani Kandangan.
Jadwal dokter Masmeryani di RSUD Daha Sejahtera adalah setiap Jumat (Minggu 1 dan 2) dan Sabtu pukul 09.00 – 12.00 WITA. Jadwal tersebut berubah kapan saja sehingga Sobat perlu konfirmasi melalui 0811-514-307.
Selain itu, beliau melayani pasien di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan pada setiap Senin dan Kamis pukul 07.30 – 16.00, serta Jumat (Minggu 3,4,5) pukul 07.30 – 11.00 WITA. Informasi lebih detail mengenai jadwal pelayanan beliau bisa Sobat peroleh dengan menghubngi CS di 0811-512-660.
Klinik Cahaya Imani Kandangan berlokasi di Jalan Brigjen H. M Yusi, Kandangan, Hulu Sungai Selatan. Untuk informasi lebih detail terkait layanan maupun jadwal beliau, Sobat bisa mengikuti akun IG resminya di @klinik_cahayaimani atau menghubungi admin di 0813-5252-0101.
Tidak hanya itu, dokter Masmeryani juga membuka pelayanan di klinik mandirinya. Klinik tersebut berlokasi di Jalan KS. Tubun, Kandangan, Hulu Sungai Selatan. Beliau praktek dengan jadwal sebagai berikut:
- Senin, Selasa, Kamis: 19.00 – 19.30 WITA
- Jumat dan Sabtu: 17.00 – 19.30 WITA
- Minggu: 09.00 – 11.00 WIB dan 00 – 19.30 WITA
Itulah rekomendasi dokter spesialis mata yang bisa masyarakat Sungai Hulu Selatan dan sekitarnya andalkan. Yuk, dapatkan lebih banyak informasi terkait rekomendasi dan jadwal praktek dokter spesialis yang lain dengan mengakses laman praktekdokterspesialis.com.
