Gangguan gerak merupakan kondisi medis yang memengaruhi kemampuan seseorang dalam mengontrol pergerakan tubuh. Kondisi ini kata dr. Andrianor, Sp. N bisa muncul dalam berbagai bentuk, seperti tremor, kekakuan otot, gerakan tidak terkendali, hingga kesulitan berjalan.
Untuk memastikan penanganan yang tepat, gangguan gerak perlu dokter spesialis saraf Kotabaru tangani karena memiliki kompetensi khusus di bidang sistem saraf dan otot.
Apa Itu Gangguan Gerak?
Gangguan gerak adalah kelainan pada sistem saraf yang menyebabkan gangguan koordinasi, kecepatan, atau kualitas gerakan tubuh. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari penyakit neurodegeneratif, gangguan metabolik, efek samping obat, hingga cedera otak atau saraf.
Beberapa jenis gangguan gerak yang umum meliputi:
- Tremor (getaran tidak terkendali)
- Parkinson
- Distonia
- Korea (chorea)
- Tics dan mioklonus
Cara Dokter Spesialis Saraf Mendiagnosis Gangguan Gerak
Dokter spesialis saraf akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menentukan jenis dan penyebab gangguan gerak. Proses diagnosis biasanya meliputi:
- Wawancara medis mendalam terkait keluhan, riwayat penyakit, dan obat yang dikonsumsi
- Pemeriksaan fisik dan neurologis untuk menilai refleks, kekuatan otot, dan koordinasi
- Pemeriksaan penunjang, seperti MRI otak, CT scan, atau tes laboratorium bila diperlukan
Diagnosis yang akurat sangat penting agar terapi yang diberikan sesuai dengan kondisi pasien.
Metode Penanganan Gangguan Gerak oleh Dokter Spesialis Saraf
Penanganan gangguan gerak bersifat individual dan disesuaikan dengan jenis serta tingkat keparahan kondisi. Berikut beberapa metode yang umum dilakukan:
1. Terapi Obat
Dokter akan meresepkan obat-obatan untuk:
- Mengurangi tremor dan kekakuan otot
- Menyeimbangkan kerja neurotransmitter di otak
- Mengontrol gerakan tidak terkendali
2. Terapi Rehabilitasi
Rehabilitasi bertujuan meningkatkan kualitas hidup pasien, meliputi:
- Fisioterapi untuk melatih kekuatan dan koordinasi
- Terapi okupasi agar pasien tetap mandiri dalam aktivitas sehari-hari
- Terapi wicara bila gangguan gerak memengaruhi kemampuan bicara
3. Tindakan Medis Lanjutan
Pada kasus tertentu, dokter spesialis saraf dapat merekomendasikan:
- Suntikan botulinum toxin untuk distonia atau spastisitas
- Tindakan bedah saraf, seperti deep brain stimulation (DBS) pada kasus Parkinson berat
Pentingnya Penanganan Dini Gangguan Gerak
Penanganan gangguan gerak sejak dini dapat membantu memperlambat progresivitas penyakit, mengurangi gejala, serta meningkatkan kualitas hidup pasien.
Konsultasi rutin dengan dokter spesialis saraf juga penting untuk memantau respons terapi dan melakukan penyesuaian pengobatan.
Jadwal Praktek Dokter Spesialis Saraf di Kotabaru, Kalimantan Selatan
Cara menangani gangguan gerak oleh dokter spesialis saraf dilakukan melalui pendekatan medis yang komprehensif, mulai dari diagnosis akurat hingga terapi yang disesuaikan dengan kondisi pasien.
Dengan penanganan yang tepat dan berkelanjutan, pasien gangguan gerak dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih optimal dan nyaman.
Jika Anda atau orang terdekat mengalami keluhan gangguan gerak, segera konsultasikan ke dokter spesialis saraf Kotabaru untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Salah satu pilihannya adalah dr. Andrianor Rahman, Sp. N.
Saat ini, dr. Andrianor, Sp. N berpraktek di RSUD Pangeran Jaya Sumitra (PJS) Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Melansir dari website resmi rumah sakit di rsud.kotabarukab.go.id, jadwal praktek dr. Andrianor, Sp. N ialah setiap hari Senin – Jumat pukul 08.00 – 15.00 WITA. Hubungi Call Center RSUD PJS di 08225-9776-756 untuk informasi selengkapnya.
Selain di RSUD PJS, dr. Andrianor, Sp. N juga praktek mandiri di Apotek Farmafit Kotabaru. Jam buka prakteknya setiap hari Senin sampai Sabtu pukul 19.00 – 21.00 WITA. Untuk konfirmasi dan pendaftaran, silakan hubungi nomor 0812-1832-9279.
Bagi Anda yang ingin tahu jadwal praktek dokter spesialis lainnya yang ada di Kotabaru, silakan kunjungi website praktekdokterspesialis.com.
