dr. Yulisa, Sp.OG, Dokter Kandungan Perempuan Hulu Sungai Utara

dr. Yulisa, Sp.OG, Dokter Kandungan Perempuan Hulu Sungai Utara

Sobat, pernahkah terlintas pertanyaan bagaimana janin bisa “makan” padahal masih berada di dalam rahim dan belum mengenal makanan seperti yang kita konsumsi sehari-hari? Faktanya, dokter kandungan perempuan Hulu Sungai Utara menyebutkan bahwa proses makan pada janin sangat berbeda dengan bayi yang sudah lahir maupun orang dewasa.

Meski tidak mengunyah atau menelan makanan secara langsung, janin tetap mendapatkan asupan nutrisi yang lengkap melalui mekanisme biologis yang luar biasa.

Proses Makan pada Janin

Janin Tidak Makan Seperti Orang Dewasa

Sobat perlu memahami bahwa janin tidak makan melalui mulut seperti manusia pada umumnya. Sistem pencernaan janin memang sudah mulai terbentuk sejak trimester pertama kehamilan, tetapi fungsinya belum bekerja secara penuh. Janin tidak menerima makanan dalam bentuk nasi, sayur, atau lauk pauk, melainkan nutrisi yang telah diolah oleh tubuh ibu.

Nutrisi tersebut disalurkan melalui plasenta, organ khusus yang berperan sebagai penghubung antara ibu dan janin. Plasenta inilah yang menjadi “dapur utama” dalam proses makan pada janin.

Peran Plasenta dalam Proses Makan Janin

Plasenta memiliki fungsi yang sangat vital. Organ ini menempel pada dinding rahim dan terhubung langsung dengan janin melalui tali pusat. Ketika ibu mengonsumsi makanan, tubuh ibu akan mencerna makanan tersebut dan mengubahnya menjadi zat-zat gizi seperti glukosa, asam amino, lemak, vitamin, dan mineral.

Selanjutnya, nutrisi tersebut dialirkan melalui pembuluh darah ibu menuju plasenta. Di sinilah terjadi proses penyaringan dan pertukaran zat. Plasenta memastikan bahwa nutrisi yang dibutuhkan janin dapat masuk, sementara zat berbahaya sebisa mungkin dihambat agar tidak sampai ke tubuh janin.

Tali Pusat sebagai Jalur Distribusi Nutrisi

Sobat, setelah nutrisi melewati plasenta, zat gizi tersebut akan dialirkan ke janin melalui tali pusat. Tali pusat berisi pembuluh darah yang berfungsi mengantarkan oksigen dan nutrisi menuju tubuh janin, sekaligus membawa sisa metabolisme janin kembali ke tubuh ibu untuk dibuang.

Melalui jalur inilah janin “makan” dan “minum” secara tidak langsung. Proses ini berlangsung terus-menerus selama kehamilan, menyesuaikan dengan kebutuhan pertumbuhan janin pada setiap tahap perkembangannya.

Peran Cairan Ketuban dalam Proses Menelan

Menariknya, meskipun janin tidak makan seperti manusia dewasa, janin sudah mulai belajar menelan sejak usia kehamilan sekitar 12–14 minggu. Dokter kandungan perempuan Hulu Sungai Utara menjelaskan bahwa janin menelan cairan ketuban dalam jumlah kecil. Cairan ketuban ini mengandung zat gizi, hormon, dan sel-sel yang bermanfaat bagi perkembangan sistem pencernaan dan paru-paru janin.

Aktivitas menelan ini bukan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan makan utama, melainkan sebagai latihan fungsi organ. Proses ini membantu mempersiapkan janin agar siap menyusu dan mencerna makanan setelah lahir.

Nutrisi Ibu Sangat Menentukan Kesehatan Janin

Sobat, karena janin sepenuhnya bergantung pada ibu, kualitas nutrisi yang ibu konsumsi sangat menentukan proses makan pada janin. Asupan gizi seimbang seperti protein, zat besi, asam folat, kalsium, dan omega-3 berperan penting dalam pembentukan organ, otak, dan sistem saraf janin.

Sebaliknya, jika asupan nutrisi ibu kurang atau tidak seimbang, janin berisiko mengalami gangguan pertumbuhan, berat badan lahir rendah, atau masalah kesehatan lainnya. Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk memperhatikan pola makan sehat dan berkonsultasi secara rutin dengan tenaga kesehatan.

Info Praktek Dokter Yulisa Ani Irawati, Sp.OG

Janin tidak makan secara langsung, melainkan menerima nutrisi melalui plasenta dan tali pusat yang berasal dari makanan ibu. Cairan ketuban berperan sebagai media latihan menelan, bukan sumber utama nutrisi.

Dengan menjaga asupan gizi selama kehamilan, Sobat turut memastikan tumbuh kembang janin berlangsung optimal dan sehat hingga waktu kelahiran tiba. Apabila Sobat ingin berdiskusi mengenai perkembangan janin, Sobat bisa bertemu dengan dokter Yulisa Ani Irawati, Sp.OG.

Beliau merupakan dokter kandungan perempuan Hulu Sungai Utara yang bertugas di RSUD Pambalah Batung pada setiap Senin sampai Jumat. Informasi mengenai layanan beliau secara detail bisa Sobat bisa peroleh dengan menghubungi CS di 0813-4848-9919 atau mengikuti akun IG resminya di @rspbamuntaiofficial.

Selain itu, dokter Yulisa juga melayani pasien di RS Mulia Amuntai dengan jadwal setiap Senin hingga Sabtu (Kamis libur) pukul 17.00 – 20.00 WITA. Bagi Sobat yang masih memiliki pertanyaan terkait jadwal maupun layanan beliau, Sobat bisa menghubungi admin di 0811-5118-403/ 0811-5558-043.

Itulah rekomendasi dokter kandungan perempuan yang bisa masyarakat Hulu Sungai Utara dan sekitarnya andalkan. Yuk, dapatkan lebih banyak informasi terkait rekomendasi dan jadwal praktek dokter spesialis yang lain dengan mengakses laman praktekdokterspesialis.com.

Recommended For You