Dokter Kandungan Perempuan Surakarta, dr. Nuri Dyah, Sp. OG

dokter kandungan perempuan Surakarta dr. Nuri Dyah Sp. OG

Pre-eklamsia merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang perlu mendapat perhatian serius. Kondisi ini menurut dr. Nuri Dyah, Sp. OG ditandai dengan peningkatan tekanan darah yang disertai gangguan organ lain, seperti ginjal dan hati, setelah usia kehamilan memasuki 20 minggu.

Jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat oleh dokter kandungan perempuan Surakarta, pre-eklamsia dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin. Oleh karena itu, memahami faktor risiko pre-eklamsia menjadi langkah penting untuk melakukan pencegahan dan deteksi dini sejak awal kehamilan.

Apa Itu Pre-Eklamsia?

Pre-eklamsia adalah gangguan kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi, protein dalam urine, serta pembengkakan pada wajah, tangan, atau kaki.

Pada kondisi yang lebih berat, pre-eklamsia dapat berkembang menjadi eklamsia yang ditandai dengan kejang dan berisiko mengancam nyawa ibu maupun bayi.

Faktor Risiko Pre-Eklamsia

Tidak semua ibu hamil akan mengalami pre-eklamsia. Namun, terdapat beberapa faktor yang dapat meningkatkan risikonya.

1. Riwayat Pre-Eklamsia pada Kehamilan Sebelumnya

Ibu yang pernah mengalami pre-eklamsia pada kehamilan sebelumnya memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalaminya kembali, terutama jika kondisi tersebut muncul pada usia kehamilan yang lebih awal.

2. Kehamilan Pertama

Kehamilan pertama atau primigravida termasuk salah satu faktor risiko utama pre-eklamsia. Hal ini diduga berkaitan dengan proses adaptasi tubuh ibu terhadap kehamilan yang belum optimal.

3. Usia Ibu yang Berisiko

Usia ibu saat hamil juga berpengaruh terhadap risiko pre-eklamsia, yaitu:

  • Ibu hamil berusia di bawah 20 tahun
  • Ibu hamil berusia di atas 35 tahun

Pada rentang usia tersebut, tubuh cenderung lebih rentan mengalami gangguan tekanan darah selama kehamilan.

4. Riwayat Penyakit Tertentu

Beberapa kondisi medis dapat meningkatkan risiko pre-eklamsia, antara lain:

  • Hipertensi kronis
  • Diabetes mellitus
  • Penyakit ginjal
  • Gangguan autoimun seperti lupus

Penyakit-penyakit tersebut dapat memengaruhi fungsi pembuluh darah dan organ penting selama kehamilan.

5. Kehamilan Kembar

Ibu hamil dengan janin kembar atau lebih memiliki risiko pre-eklamsia yang lebih tinggi. Beban kerja plasenta yang lebih besar diduga menjadi salah satu penyebabnya.

6. Obesitas dan Pola Hidup Tidak Sehat

Berat badan berlebih sebelum atau selama kehamilan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik dan pola makan tidak seimbang juga berkontribusi terhadap terjadinya pre-eklamsia.

Info Praktek Dokter Spesialis Kandungan Perempuan di Surakarta

Faktor risiko pre-eklamsia meliputi riwayat kehamilan sebelumnya, usia ibu, kondisi medis tertentu, kehamilan kembar, hingga gaya hidup.

Dengan memahami faktor-faktor tersebut, ibu hamil dapat lebih waspada dan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter spesialis kandungan untuk mencegah dampak serius yang mungkin terjadi.

Bagi warga Surakarta, salah satu rekomendasi dokter kandungan terbaik adalah dr. Nuri Dyah Anggraini, Sp. OG. Dokter kandungan perempuan Surakarta ini berpraktek di RS “JIH” Solo, RSU Hermina Solo, dan Be Mom Clinic.

Melansir dari website resmi RS “JIH” Solo di rs-jih.co.id, jadwal praktek dr. Nuri Dyah, Sp. OG adalah setiap hari Senin – Rabu pukul 08.00 – 12.00 WIB, hari Kamis dan Jumat pukul 10.00 – 12.00 WIB, serta hari Sabtu pukul 07.30 – 09.30 WIB. Follow Instagram @rs.jihsolo untuk info lebih lanjut.

Sementara d RSU Hermina Solo, dr. Nuri Dyah, Sp. OG praktek di Poli Non-BPJS dan Poli BPJS. Berikut uraiannya.

  • Poli Non-BPJS (Padma): hari Senin – Rabu pukul 14.00 – 15.30 WIB, hari Kamis dan Jumat pukul 07.00 – 10.00 WIB, serta hari Sabtu pukul 13.00 – 16.00 WIB.
  • Poli BPJS (Kamala): hari Senin – Rabu pukul 12.00 – 14.00 WIB dan hari Sabtu pukul 11.00 – 13.00 WIB.

Untuk mengetahui info membuat janji temu, silakan cari tahu melalui Instagram @rsuherminasolo.

Di Be Mom Clinic, jadwal praktek dr. Nuri Dyah, Sp. OG ialah setiap hari Senin, Selasa, Rabu, dan Jumat pukul 16.00 – 20.00 WIB, serta hari Kamis pukul 13.00 – 17.00 WIB. Anda bisa follow Instagram @bemomclinic untuk informasi selengkapnya.

Bagi yang ingin tahu info praktek dokter spesialis lain di Surakarta dan sekitarnya, langsung saja klik website praktekdokterspesialis.com.

Recommended For You